RSUD dr Iskak Tulungagung Layani Ratusan Pasien Kanker Perhari, Kasus Kanker Payudara Mendominasi

Tingginya jumlah pasien kanker payudara juga berdampak pada lonjakan kunjungan di poli bedah onkologi. Dalam satu hari, jumlah pasien yang dilayani di poli tersebut bisa mencapai hingga 200 orang.

04 Feb 2026 - 16:59
RSUD dr Iskak Tulungagung Layani Ratusan Pasien Kanker Perhari, Kasus Kanker Payudara Mendominasi
Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini memberikan souvenir kepada pasien kanker sebagai bentuk dukungan moral dan penyemangat. (Foto : Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Jumlah pasien kanker yang berobat ke RSUD dr. Iskak Tulungagung cukup tinggi, yang didominasi pasien kanker payudara. Dalam satu hari jumlah pasien yang membutuhkan perawatan medis di Poli Bedah Onkologi bisa mencapai 200 orang.

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, menyampaikan, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung tersebut saat ini menangani jumlah pasien kanker yang tidak sedikit, bahkan berasal dari berbagai daerah di luar Tulungagung.

“Di sini kami juga merawat pasien-pasien kanker yang jumlahnya tidak sedikit. Bahkan kami menjadi rumah sakit rujukan dari wilayah Blitar, Trenggalek, hingga Jawa Timur bagian selatan karena sampai saat ini satu-satunya rumah sakit umum daerah yang bisa menjalankan kemoterapi adalah RSUD dr Iskak,” ujarnya.

Menurut dr. Aini, RSUD dr Iskak memiliki peran strategis dalam pelayanan kanker di wilayah selatan Jawa Timur. Hal ini menjadikan rumah sakit tersebut sebagai pusat rujukan utama bagi pasien yang membutuhkan terapi lanjutan, khususnya kemoterapi.

“Pasien dari berbagai daerah itu semuanya ke sini karena fasilitas kemoterapi baru tersedia di RSUD dr Iskak,” jelasnya.

Terkait jumlah kasus kanker di Kabupaten Tulungagung, dr. Zuhrotul mengungkapkan bahwa data kanker serviks tercatat lebih dari 200 kasus dan mendekati angka 300 pasien. Namun, layanan kemoterapi untuk kanker serviks belum dapat dilakukan secara optimal.

“Untuk kanker serviks datanya memang lebih dari 200, hampir 300 kasus. Namun kemoterapinya belum bisa optimal kami lakukan di sini karena tenaga dokter masih dalam proses pendidikan subspesialis,” ungkapnya.

Sementara itu, jenis kanker yang paling banyak ditangani di RSUD dr Iskak adalah kanker payudara. Jumlah pasien kanker payudara yang mendapatkan layanan di rumah sakit ini tercatat mencapai lebih dari 900 orang.

“Yang terbanyak kami tangani di sini adalah kanker payudara. Hampir 900 lebih penderita kanker payudara yang kami layani,” kata dr. Aini.

Tingginya jumlah pasien kanker payudara juga berdampak pada lonjakan kunjungan di poli bedah onkologi. Dalam satu hari, jumlah pasien yang dilayani di poli tersebut bisa mencapai ratusan orang.

“Untuk poli bedah onkologi, pasiennya bisa mencapai 150 sampai 200 orang per hari,” tambahnya.

Dalam momentum Hari Kanker Sedunia ini, dr. Zuhrotul juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap upaya pencegahan kanker. Ia menekankan bahwa kanker memiliki penyebab yang bersifat multifaktorial dan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik.

“Penyebab kanker itu multifaktorial. Ada yang bersifat natural history atau genetik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan, pola hidup sehat memegang peranan besar dalam meminimalkan risiko kanker, mulai dari menjaga pola makan, mengelola stres, hingga menghindari paparan zat-zat berbahaya.

“Pola hidup mulai dari makanan yang sehat, menjaga stres, menghindari kontaminasi yang tidak diperlukan, termasuk kebersihan air bersih dan lingkungan, semuanya berperan dalam timbulnya kanker pada seseorang,” pungkas dr. Aini.

dr. Aini berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker semakin meningkat. Pihak RSUD dr. Iskak juga mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan deteksi dini guna menekan angka kejadian kanker di masa mendatang. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow