Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal di Taman Surya, Perkuat Narasi Kota Toleransi

Agenda tahunan yang memasuki tahun ketiga ini diproyeksikan menjadi ruang perjumpaan ribuan umat Kristiani sekaligus simbol harmonisasi keberagaman di Kota Pahlawan.

09 Jan 2026 - 08:00
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal di Taman Surya, Perkuat Narasi Kota Toleransi
Perayaan Natal di Balai Kota Surabaya pada tahun lalu, Rabu (15/1/2025) (Istimewa)

SURABAYA, SJP — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menegaskan komitmennya sebagai kota inklusif dengan menyelenggarakan Perayaan Natal Kota Surabaya di Taman Surya, Balai Kota, pada Jumat (9/1/2026) sore. 

Agenda tahunan yang memasuki tahun ketiga ini diproyeksikan menjadi ruang perjumpaan ribuan umat Kristiani sekaligus simbol harmonisasi keberagaman di Kota Pahlawan.

Mengusung tema 'Christmas – Love in God, Harmony Together (C-LIGHT)', perayaan ini merepresentasikan pesan kasih Tuhan sebagai penerang dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

Rangkaian acara dijadwalkan dimulai pada pukul 15.00 WIB dengan pembukaan akses masuk (open gate) bagi jemaat. 

Puncak ibadah akan berlangsung pukul 18.00 WIB, menghadirkan dua tokoh religi terkemuka, yakni Ps. Philip Mantofa, yang akan menyampaikan Firman Natal dan Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (Uskup Surabaya), yang dijadwalkan menyampaikan pesan Natal bagi umat Katolik dan Kristen yang hadir.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menyatakan bahwa pemilihan Balai Kota sebagai lokasi acara merupakan langkah strategis untuk merawat nilai persaudaraan.

"Perayaan ini bukan sekadar ibadah keagamaan, melainkan ruang kebersamaan. Ini adalah wujud nyata Surabaya sebagai kota toleransi yang terus kami rawat bersama seluruh elemen masyarakat," tegas Tundjung di Surabaya, Jumat (9/1/2026).

Selain prosesi ibadah, acara ini turut melibatkan partisipasi aktif pelajar Kristiani Surabaya melalui penampilan paduan suara dan seni kreatif. 

Keterlibatan generasi muda ini dimaksudkan sebagai sarana pembinaan karakter berbasis nilai kasih dan toleransi sejak dini.

Mengingat estimasi massa yang mencapai ribuan, pihak panitia mengimbau peserta untuk hadir lebih awal demi kelancaran alur masuk; membawa barang bawaan secukupnya demi kenyamanan bersama; bagi orang tua, diharapkan memberikan pengawasan ekstra terhadap kebutuhan dan keamanan anak-anak selama acara berlangsung.

"Kami berharap seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan tertib, aman, dan penuh sukacita, sehingga pesan harmoni ini sampai kepada seluruh warga Surabaya," pungkas Tundjung. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow