Pemkot Batu Bentuk Generasi Cerdas Lewat Program Gemarikan di Sekolah Dasar

Pemkot Batu berkeinginan program Gemarikan bisa menjadi gerakan sosial yang mengubah pola konsumsi masyarakat secara luas dari sekadar ajakan makan ikan menjadi gerakan membangun generasi yang sehat, produktif, dan unggul.

13 Nov 2025 - 19:40
Pemkot Batu Bentuk Generasi Cerdas Lewat Program Gemarikan di Sekolah Dasar
Kampanye Gemarikan Ketua Tim PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu mulai serius membentuk kebiasaan makan bergizi sejak usia dini. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP), program Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) kini digencarkan di kalangan pelajar Sekolah Dasar, demi meningkatkan konsumsi ikan masyarakat yang masih rendah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman pada Kamis (13/11/2025) mengatakan, data Pemkot Batu mencatat, konsumsi ikan warga baru mencapai 18,99 kg per kapita setiap tahun pada 2021, di mana angka itu jauh tertinggal dari rata-rata Jawa Timur yang sudah 41,44 kg per kapita setiap tahun.

Angka tersebut menjadi alarm bagi Pemkot untuk menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini agar tidak hanya menyehatkan generasi muda, tapi juga mendorong ketahanan pangan lokal.

"Gemarikan bukan sekadar kampanye makan ikan, tetapi upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya asupan protein hewani yang bergizi dan mudah diakses. Ikan itu sumber protein tinggi dengan harga terjangkau. Kalau anak-anak terbiasa sejak kecil, mereka akan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.

Sosialisasi Gemarikan yang digelar di Grahà Pancasila Balai Kota Batu berlangsung dengan menghadirkan King Abdi, juru masak profesional yang mengajarkan cara mengolah ikan menjadi menu lezat dan menarik bagi anak-anak. Ratusan pelajar SD bersama orang tua dan guru pendamping tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Salah satu peserta, Nina, orang tua siswa, menilai kegiatan ini efektif membangun kebiasaan makan sehat.

“Anak-anak jadi tahu kalau ikan bisa diolah jadi makanan yang enak. Harapannya mereka makin suka makan ikan,” katanya.

Disisi lain Kepala Distan KP Kota Batu, Heru Yulianto menjelaskan bahwa sosialisasi ini tidak hanya menekankan manfaat ikan dari sisi gizi, tetapi juga mengedukasi pentingnya omega-3, vitamin D, B2, kalsium, fosfor, dan mineral lain yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

“Kami ingin menciptakan budaya makan ikan yang menyenangkan dan membumi. Kalau generasi muda sudah terbiasa, maka peningkatan konsumsi ikan akan berkelanjutan,” tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow