Pemkot Batu Bakal Aktifkan PT BWR dengan Restrukturisasi
Dengan restrukturisasi ini, Pemkot optimistis BWR dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
KOTA BATU, SJP - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berencana mengaktifkan kembali PT Batu Wisata Resource (BWR) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) meski sebelumnya perusahaan itu sempat mandek dan nyaris dibubarkan.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto pada Sabtu pada (9/8/2025) wacana pengaktifan kembali PT BWR merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Terlebih dalam perkembangan terakhir adalah adanya pengembalian dana modal kerja sama dari pihak ketiga ke rekening PT BWR sebesar Rp 6,05 miliar. Dana itu kini diblokir sementara demi menjaga akuntabilitas, mengingat manajemen perusahaan saat ini sudah tidak ada," tegasnya.
Langkah ini membuka jalan untuk restrukturisasi regulasi dan internal, mengacu pada PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Nanti direksi dan pengurus baru akan dibentuk untuk menjalankan bisnis yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah
Menurutnya, model bisnis PT BWR yang baru tidak akan bersinggungan dengan usaha masyarakat. Fokusnya diarahkan pada sektor pertanian melalui konsep Cooperative Smart Agriculture Ecosystem (COOSAE) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.
"Skema ini diharapkan mampu mempercepat arus kas di tingkat petani, misalnya dengan BUMD membeli hasil panen lalu memasarkannya ke hotel, restoran, dan kafe (horeka) melalui koperasi binaan. Targetnya, perputaran ekonomi di Kota Batu bisa lebih masif, pendapatan daerah meningkat, dan peluang usaha makin terbuka," imbuhnya
Seperti yang pernah ditulis Suarajatimpost.com sebelumnya PT BWR nyaris dibubarkan pada Juni 2024 karena dinilai tidak menunjukkan perkembangan signifikan. Unit usaha yang dijalankan sempat dianggap berbenturan dengan bisnis warga, sementara laba dan dividen tidak memenuhi target. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

