Pemkab Malang Dukung Sarasehan Bahas Efisiensi Anggaran Sebagai Wadah Aspirasi Publik

Forum ini mendorong efisiensi anggaran di Kabupaten Malang agar pembangunan tetap optimal, layanan publik terjaga, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

27 Feb 2025 - 21:45
Pemkab Malang Dukung Sarasehan Bahas Efisiensi Anggaran Sebagai Wadah Aspirasi Publik
Plt Sekda Kabupaten Malang Dr Nurman Ramdansyah saat dikonfirmasi awak media (Hafid/SJP)

MALANG, SJP – Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menegaskan komitmennya dalam mendukung diskusi interaktif, seperti Sarasehan dengan tema “Membangun Indonesia dari Titik 50” sebagai bagian dari transparansi kebijakan daerah. 

Dalam acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Malang pada Kamis (27/2/2025) itu, ia menyampaikan, efisiensi anggaran dalam Instruksi Presiden (Inpres), harus tetap berpihak pada kepentingan publik dan pembangunan berkelanjutan.

“Forum ini menjadi ruang yang penting untuk mengkaji bagaimana efisiensi anggaran tidak hanya dipahami sebagai pemangkasan, tetapi sebagai strategi optimalisasi demi pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujar Nurman, Kamis (27/2/2025).

Sarasehan yang diinisiasi oleh Amartya Bhumi Kepanjian ini cukup menjadi perhatian Nurman kala mewakili Bupati Malang Sanusi yang saat ini melaksanakan retreat.

Ia menyoroti perlunya keterbukaan dalam implementasi kebijakan, agar masyarakat tak hanya menjadi objek, namun juga subjek dalam pembangunan daerah.

“Diskusi seperti ini perlu didukung dan diperbanyak, melibatkan akademisi, praktisi, hingga masyarakat luas agar kebijakan yang diambil semakin berkualitas,” imbuhnya.

Selain dirinya, hadir pula sejumlah narasumber seperti Ketua Asosiasi Advokat Indonesia DPC Malang Raya, Dwi Indrotito Cahyono, Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Hermawanto, serta Anggota DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas dan Husnul Hakim dari Dekan FISIP Unira Malang sebagai Moderator.

Mereka mengulas dampak efisiensi anggaran terhadap pembangunan daerah dan bagaimana kebijakan ini bisa berjalan efektif tanpa mengorbankan pelayanan publik.

Sementara itu, Ketua Panitia Khoirul Amin menjelaskan bahwa istilah dalam tema acara ini merujuk pada efisiensi anggaran yang tengah menjadi sorotan nasional.

“Harapannya, melalui diskusi ini, masyarakat lebih memahami konteks kebijakan yang diambil pemerintah dan mendapatkan kejelasan mengenai dampaknya,” ungkap Amin.

Dukungan Sekda terhadap kegiatan ini menjadi sinyal positif bagi berbagai pihak agar lebih aktif dalam menyuarakan aspirasi dan ikut serta dalam proses pembangunan. 

Forum yang terbuka dalam diskusi konstruktif diharapkan ini diharapkan dapat mendorong implementasi kebijakan efisiensi anggaran di Kabupaten Malang secara lebih strategis, sehingga pembangunan daerah tetap berjalan optimal, tanpa mengurangi kualitas layanan publik, serta kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow