Pemkab Malang Dorong Percepatan Tol Kepanjen, Target Dibangun 2026

Pembangunan Tol Malang–Kepanjen didorong sebagai awal transformasi infrastruktur wilayah selatan, dengan target tahun 2026, pengajuan anggaran mencapai Rp23,6 triliun ke pemerintah pusat.

15 Apr 2025 - 22:00
Pemkab Malang Dorong Percepatan Tol Kepanjen, Target Dibangun 2026
Exit tol di kawasan Kabupaten Malang (doc.hafid/SJP)

MALANG, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menaruh harapan besar pada pembangunan jalan tol Malang–Kepanjen yang ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026.

Bupati Malang, HM Sanusi, menyebut proyek ini sebagai bagian krusial dari upaya percepatan konektivitas dan pemerataan pembangunan wilayah selatan, dalam sebuah pertemuan halalbihalal dengan jajaran pemerintah desa dan camat di Donomulyo Kabupaten Malang.

“Jalan tol Malang–Kepanjen saya ajukan agar bisa mulai dibangun tahun 2026. Ini penting supaya pertumbuhan wilayah selatan bisa terkoneksi lebih cepat dengan pusat kota dan kawasan industri,” ujar Sanusi, Selasa (15/4/2025).

Sanusi menjelaskan, proyek tol tersebut masuk dalam bagian besar dari proposal anggaran yang diajukannya ke Kementerian PU RI senilai Rp 23,6 triliun. 

Selain tol, anggaran itu mencakup infrastruktur lain seperti transportasi terintegrasi tiga wilayah (Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang), alun-alun, dan rumah sakit baru.

“Tol ini bukan hanya soal jalan, tapi jalur ekonomi. Kalau bisa tersambung dari Malang ke Kepanjen, maka akses ke selatan, termasuk ke Donomulyo, Sumbermanjing, dan daerah pesisir akan jauh lebih cepat,” tegas Sanusi.

Ia juga menyoroti pentingnya kesabaran masyarakat dalam menyikapi proses pembangunan, mengingat tahapan administrasi dan teknis dalam pengalihan status jalan dan realisasi proyek membutuhkan waktu.

“Jalan-jalan yang dulunya kabupaten kini saya alihkan jadi jalan nasional dan provinsi. Ini proses, tapi semua demi percepatan. Kalau dibangun sabar, jangan ngamuk terus jare dalan e gak mari-mari,” ucap Sanusi dengan gaya khasnya.

Dengan tol Malang–Kepanjen yang ditargetkan mulai dibangun 2026, Sanusi optimistis Kabupaten Malang akan menjadi wilayah strategis baru di Jawa Timur, terutama sebagai penghubung antara kawasan industri dan destinasi wisata selatan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow