Pemkab Jombang Tutup Pasar Hewan hingga 1 Februari 2025

Pemkab Jombang melakukan sosialisasi kepada peternak dan pedagang sapi

19 Jan 2025 - 18:29
Pemkab Jombang Tutup Pasar Hewan hingga 1 Februari 2025
Dinas Peternakan Kabupaten Jombang memberikan vaksin untuk mencegah PMK pada sapi di Pasar Hewan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu 19 Januari 2025. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

JOMBANG, SJP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memutuskan untuk menutup pasar hewan menyusul merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Bahkan hingga saat ini, sudah ada 686 kasus PMK di Kabupaten Jombang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang Mohammad Soleh menjelaskan, jumlah kasus PMK di Jombang hingga kini mencapai 686 kasus.  Dari jumlah itu, sebanyak 249 masih terjangkit PMK. Kemudian 46 sapi mati.

Karena kondisi itu, pihaknya memutuskan untuk menutup sementara pasar hewan. Langkah ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran PMK. Penutupan pasar dilakukan mulai 19 Januari 2025, hingga 1 Februari 2025.

Mohammad Soleh menuturkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara langsung terkait keputusan penutupan pasar hewan di Pasar Hewan Kabuh. Pemkab Jombang memberikan pengertian kepada peternak dan pedagang.

"Kami melakukan penutupan pasar hewan. Kami juga sosialisasi, memberikan informasi ke seluruh pihak di pasar hewan dan semuanya mendukung," kata Sholeh sebagaimana dilansir Beritasatu.com, Ahad (19/1/2025).

Sementara itu, sejumlah pedagang mengakui bahwa selama beberapa kali mereka pasaran harga sapi mengalami penurunan drastis. Hal ini juga imbas dari penyebaran PMK di Jombang.

"Selama tiga pasaran, dagang sepi. Harga sapi juga turun dari semula rata-rata Rp 20 juta menjadi sekitar Rp 15 juta," ungkap Mustakim, salah seorang pedagang kepada Beritasatu.com, Ahad (19/1/2025)

Karena itu, dia mendukung langkah pemerintah untuk sementara waktu menutup pasar hewan. Dia berharap, PMK di Jombang secepatnya teratasi. Selain sosialisasi, petugas juga menyemprotkan cairan disinfektan pada ternak dan di area pasar. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow