Pelayanan Komprehensif bagi Kesehatan Ibu Hamil, Puskesmas di Kota Batu Wajib Jalankan ANC Terpadu
ANC terpadu menjadi strategi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Dengan pelaksanaan konsisten di setiap puskesmas, didukung pemantauan lingkungan dan keterlibatan lintas tenaga kesehatan, program ini diharapkan mampu menciptakan kehamilan yang sehat, persalinan yang aman, serta lahirnya generasi baru yang kuat dan terbebas dari risiko komplikasi.
KOTA BATU, SJP – Setiap Puskesmas di Kota Batu bakal semakin masif menjalankan layanan ANC (Antenatal Care) terpadu sebagai bentuk pelayanan kesehatan ibu hamil yang komprehensif. Implementasi ANC diawali pemantauan lingkungan guna memastikan kondisi ibu dan janin terlindungi sejak awal.
Dr. Ripto Tobias Sp.OG menegaskan, ANC terpadu merupakan layanan pemeriksaan kehamilan yang dirancang secara menyeluruh, tidak hanya mencakup aspek medis, tetapi juga gizi, psikologis, sosial, dan lingkungan.
"Sistem ini mengintegrasikan berbagai tenaga kesehatan lintas profesi di Puskesmas, mulai dari dokter, bidan, petugas gizi, kesehatan lingkungan hingga konselor. Dengan cara ini, deteksi dini faktor risiko bisa dilakukan lebih optimal, sehingga potensi komplikasi kehamilan dapat dicegah sejak awal," urainya pada Suara Jatim Post, Kamis (4/9/2025).
Manfaat ANC terpadu sangat besar bagi ibu hamil maupun janin. Melalui pemeriksaan teratur, ibu bisa mendapatkan skrining tekanan darah, pemeriksaan urin, deteksi anemia, pemeriksaan status gizi, hingga pemberian imunisasi yang dibutuhkan.
Melalui ANC, menurut Ripto Tobias, ibu hamil memperoleh konseling tentang pola makan sehat, cara menjaga kesehatan mental, hingga persiapan menghadapi persalinan. Layanan ini juga menjadi sarana untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin, sehingga bila ditemukan kelainan dapat segera ditangani atau dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi.
"Selain aspek medis, ANC terpadu juga menekankan pentingnya pemantauan lingkungan. Faktor lingkungan, seperti kualitas air, sanitasi, kepadatan hunian, hingga paparan asap rokok di rumah tangga, sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil," kata Ripto.
"Dengan pemantauan sejak awal, maka puskesmas dapat memberi rekomendasi atau tindakan intervensi agar ibu hamil tinggal di lingkungan yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang janin," imbuhnya.
Lebih lanjut, di tingkat nasional, ANC terpadu juga menjadi bagian dari upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang masih menjadi tantangan di Indonesia.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sebagian besar kasus kematian ibu dapat dicegah melalui deteksi dini dan penanganan tepat selama kehamilan. Dengan ANC terpadu, ibu hamil tidak hanya mendapat pemeriksaan rutin, tetapi juga perlindungan komprehensif yang meminimalkan risiko kehamilan berbahaya.
"Intinya ANC terpadu bukan sekadar pemeriksaan kehamilan biasa. Ini adalah pendekatan menyeluruh yang melibatkan banyak aspek, agar setiap ibu hamil mendapat perlindungan maksimal dan melahirkan generasi yang sehat,” pungkasnya. (adv)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

