Pelatihan Kerja melalui DBHCHT di Kabupaten Blitar Mampu Tekan Pengangguran
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi yang digelar melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) mampu melahirkan pekerjaan dan menekan angka pengangguran.
BLITAR, SJP—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar setiap tahun rutin menggelar kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi. Kegiatan itu dilaksanakan melalui anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
Disnaker Kabupaten Blitar menilai, kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi tersebut menimbulkan efek yang positif. Yakni mampu menekan angka pengangguran dan melahirkan lapangan pekerjaan.
Plt Kepala Disnaker Kabupaten Blitar, Nanang Adi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan di tahun 2024 lalu, sekitar 80-90 persen peserta pelatihan kerja berbasis kompetensi sudah bekerja. Bahkan beberapa sukses mendirikan usaha sendiri.
"Setelah kami evaluasi, 80-90 peserta telah diterima kerja dan ada beberapa yang mendirikan usaha sendiri. Secara tidak langsung mampu menekan angka pengangguran dan melahirkan pekerjaan," ujar Nanang Adi, Senin (16/6/2025).
Dia menerangkan, pada tahun 2025 ini, Disnaker Kabupaten Blitar mendapat alokasi DBHCHT sebesar Rp1,5 miliar. Dana itu dipergunakan untuk menggelar kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Ada 8 jenis pelatihan kerja yang digelar dan terbagi dalam dua tahap. Pertama, pelatihan barista, digital marketing, make up artist (MUA) dan refrigerasi domestik atau teknisi mesin cuci serta peralatan listrik rumah tangga.
Kedua, masih akan digelar pada semester II di tahun ini. Seperti pelatihan kerja teknisi sound audio, barbershop, olahan unggas dan lainnya.
"Peserta tidak hanya mengikuti pelatihan saja, tetapi juga didampingi hingga mendapatkan pekerjaan. Bagi mereka yang ingin berwirausaha juga diberikan mentoring oleh petugas kami yang bekerja sama dengan beberapa pihak," terangnya.
Dalam kegiatan pelatihan kerja berbasis kompetensi tersebut, peserta juga akan mendapat sertifikat berstandar nasional yang bisa dijadikan modal tambahan untuk mencari kerja. (***)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

