Pegiat Budaya Kabupaten Malang Bersatu Sampaikan Aspirasi Pelestarian Kepada DPRD

Redam Guruh Krismantara, Sri Untari Bisowarno, dan Ki Ardhi Poerbantono serap aspirasi dalam pelestarian budaya Kabupaten Malang.

30 Sep 2025 - 20:46
Pegiat Budaya Kabupaten Malang Bersatu Sampaikan Aspirasi Pelestarian Kepada DPRD
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno hadiri sosialisasi Peran Aktif Masyarakat dalam Pelestarian Kebudayaan Daerah Kabupaten Malang secara daring, sementara peserta dan pegiat budaya hadir langsung di Aula Hotel Grand Kanjuruhan, Kepanjen. (Foto : Hafid/SJP)

MALANG, SJP – Masyarakat diberbagai komunitas budaya lokal Kabupaten Malang, khususnya pegiat budaya, menegaskan aspirasi mereka dalam sosialisasi pelestarian budaya lokal dalam acara bertajuk “Peran Aktif Masyarakat dalam Pelestarian Kebudayaan Daerah Kabupaten Malang” yang digelar di Aula Hotel Grand Kanjuruhan, Kepanjen, Selasa (30/9/2025).

Sosialisasi yang diinisiasi DPRD Provinsi Jatim dan paguyuban budaya ini menjadi ruang dialog khusus bagi pegiat budaya dan legislatif, untuk menyampaikan keresahan, pengalaman, dan harapan dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Sri Untari Bisowarno, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, yang hadir secara daring, menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai panggilan jiwa dan hati.

“Maturnuwun, panjenengan semuanya, yang pertama sudah hadir, dan yang kedua kerso terus-menerus bersama kami, untuk hadir dalam menghidupkan panggilan jiwa dan panggilan hati, serta terus melestarikan budaya dan tradisi,” ujarnya, Selasa (30/9/2025) kepada kurang lebih 100 audiens yang hadir. 

Ia menegaskan, pelestarian budaya tidak hanya soal pertunjukan atau ritual, tetapi juga membangun nasionalisme dan gerakan kebudayaan. 

“Orang-orang budaya seperti kita, sering tanpa disebut atau diketahui, bahkan diabaikan dalam kebijakan. Dari pengalaman saya dan keluarga sejak kuliah sejarah di IKIP Malang, latar belakang itu membuat saya terus menapaki jalan budaya sebagai pola hidup, pola pikir, dan pola tindakan," tandas Untari. 

Dirinya kerap membaca buku- buku budaya seperti Serat Centhini, karya Ahmad Khojim. Menurutnya membaca literatur seperti ini menjadi landasan bagaimana kita membangun bangunan negara, nasionalisme, dan gerakan kebudayaan.

Mewakili Untari, Redam Guruh Krismantara, anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, hadir langsung dan menyatakan dukungannya untuk aspirasi masyarakat. 

“Para hadirin luar biasa. Perwakilan dari tiap cabang kebudayaan hadir, dan ini menjadi platform untuk memajukan kebudayaan Kabupaten Malang. Pemerintah harus aktif, masyarakat juga ikut mendorong, agar pelestarian budaya berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, acara ini menghadirkan Ki Ardhi Poerbantono, dalang kondang dari Singosari, yang berbagi pengalaman tentang sejarah budaya, masuknya agama, dan pentingnya regenerasi pegiat budaya agar warisan leluhur tidak hilang.

Kegiatan ini juga diinisiasi Paguyuban Amartya Bhumi Kepanjian sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan pelestarian budaya lokal, serta menjembatani para pegiat budaya dalam raung kali ini.

Juru bicara Amartya Bhumi Kepanjian, Khoirul Amin, menekankan urgensi forum seperti ini. 

“Kegiatan seperti ini penting agar semua bisa bertemu dalam satu ruang. Keresahan pegiat budaya bisa disampaikan, dan langkah-langkah pelestarian bisa dirumuskan bersama. Semua pelaku dan pegiat budaya harus diberi ruang, dan dalam setiap kegiatan, termasuk di desa, diupayakan untuk dilibatkan agar identitas budaya tetap hidup di masyarakat,” terang Amin. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow