Wujudkan Net Zero Emission 2050, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi

Emisi merupakan zat atau partikel dapat memiliki potensi pencemaran dan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan PT Petrokimia Gresik menggelar uji emisi tersebut.

11 Jun 2025 - 14:11
Wujudkan Net Zero Emission 2050, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi
Pemkab Gresik dan PT Petrokimia Gresik saat menggelar uji emisi dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Rabu, 11 Juni 2025. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar uji emisi di sejumlah industri. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung visi pemerintah pusat dalam mewujudkan target nol bersih emisi karbon atau net zero emission pada 2050.

Dalam kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan PT Petrokimia Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan di Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma PT Petrokimia Gresik, Rabu (11/6/2025).

Sebanyak 200 unit kendaraan milik Pemkab Gresik dan milik PT Petrokimia Gresik serta milik masyarakat umum dilakukan uji emisi.

"Uji emisi ini akan menyasar ke seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik dengan tujuan menjaga polusi di Kabupaten Gresik dan konsen utama pemerintah Indonesia zero emisi 2050," kata Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif.

Alif menambahkan, dalam upaya mendukung pemerintah pusat dalam mewujudkan target nol bersih emisi karbon pada 2050, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Polres Gresik. 

Dalam hal ini, Samsat Polres Gresik menjadi rujukan warga yang akan melakukan perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (STNK) agar bisa ikut menggelar uji emisi.

"Pemkab akan berdiskusi dengan Samat Polres Gresik agar dalam perpanjangan STNK bisa menggelar uji emisi," jelasnya. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menekankan pentingnya Industri untuk ikut berperan dalam mengurangi emisi untuk mencegah pemanasan global.

Menurut dia, sebuah mobil mampu mengeluarkan karbondioksida rata-rata 5 kilogram per hari. Sedangkan manusia memerlukan sebanyak 12 kilogram oksigen per hari. 

"Artinya, kalau tidak memperhatikan fokus pada emisi ini maka pencemaran yang ada di setiap harinya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah berencana menggelar uji emisi kepada seluruh industri di Kabupaten Gresik, secara bertahap. Data hasil uji emisi ini akan dilanjutkan sebagai data akurat tingkat emisi di Kabupaten Gresik.

"Akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan lingkungan ke depan," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow