Pegiat Budaya Jombang Bertemu Menteri Fadli Zon, Serahkan Dokumen Sejarah Kelahiran Presiden Soekarno

Pertemuan ini bertujuan untuk meluruskan sejarah tentang tempat dan tahun kelahiran Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.

22 Dec 2025 - 22:36
Pegiat Budaya Jombang Bertemu Menteri Fadli Zon, Serahkan Dokumen Sejarah Kelahiran Presiden Soekarno
Saat pegiat sejarah Jombang bertemu dengan menteri Fadli Zon dalam upaya meluruskan asal kelahiran Presiden Pertama, Soekarno. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Situs Persada Soekarno Kediri, serta tokoh masyarakat Jombang bertemu dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, Senin (22/12/2025) di Surabaya. Pertemuan ini bertujuan untuk meluruskan sejarah tentang tempat dan tahun kelahiran Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.

Dalam pertemuan yang hangat tersebut, anggota TACB Jombang, Arif Yulianto, memaparkan secara singkat sejarah bahwa Bung Karno lahir di Ploso, Jombang, pada 6 Juni 1902 di hadapan Menteri Fadli Zon.

Rombongan dari Jombang terdiri dari Ketua TACB Jombang, Nasrul Ilah atau Cak Nas, anggota TACB Jombang, Arif Yulianto, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Jombang, Heru Cahyono, Pembina Situs Persada Soekarno Kediri, RM. Kuswartono, serta tokoh masyarakat Jombang, Joko Herwanto.

Cak Nas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan bertemu dengan Menteri Fadli Zon. 

"Kami menyampaikan terima kasih kepada beliau, semoga pertemuan ini bisa menjadi katalisator penetapan Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang," ujarnya.

Ia menilai pertemuan tersebut sangat efektif, singkat, padat, dan berisi. Cak Nas juga berharap Kementerian Kebudayaan RI dapat memfasilitasi pertemuan dengan pihak Surabaya untuk klarifikasi (tabayyun) sejarah kelahiran Bung Karno. 

"Tabayyun dengan Surabaya itu kami harapkan bisa direalisasikan dalam waktu dekat," tuturnya.

Pertemuan ini merupakan pertemuan keduanya dengan Fadli Zon, setelah sebelumnya pada tahun 2007 Cak Nas pernah mendampingi menteri tersebut mengunjungi Yoni Gambar di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

"Ternyata beliau tadi masih ingat," kata Cak Nas.

Sementara itu, Arif Yulianto menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, selain pemaparan, pihaknya juga menyerahkan sejumlah dokumen kepada Menteri Kebudayaan. 

"Dokumen yang kami serahkan adalah kajian TACB Jombang tahun 2024 tentang Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang, copian kliping berita, serta sejumlah buku pendukung," jelasnya.

Buku-buku yang diserahkan antara lain Candradimuka karya Dian Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai Ibu Bangsa karya Prof. Nurinwa dkk, dan Menemukan Bung Karno di Jombang karya Moch. Faisol.

Sejalan dengan Cak Nas, Arif Yulianto berharap agar pertemuan antara pihak Jombang dan Surabaya segera difasilitasi oleh Kementerian Kebudayaan. 

"Kami juga mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Jombang agar perjuangan pelurusan sejarah ini dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Jombang," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow