Pastikan Optimal, Pemkot Kediri Kaji Secara Matang Penerapan WFH

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan skema penerapan WFH dengan mengacu pada regulasi dari pemerintah pusat dan provinsi.

10 Apr 2026 - 22:05
Pastikan Optimal, Pemkot Kediri Kaji Secara Matang Penerapan WFH
ASN Pemkot Kediri saat mengikuti apel ( foto : istimewa)

KOTA KEDIRI, SJP - Pemerintah Kota Kediri tengah mengkaji penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut direncanakan akan segera diumumkan dalam waktu dekat, setelah melalui proses pembahasan yang matang.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan skema penerapan WFH dengan mengacu pada regulasi dari pemerintah pusat dan provinsi.

"Sedang proses dikaji. Yang kami jadikan fondasi adalah aturan dari pemerintah pusat dan provinsi," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Jumat (10/4/2026). 

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati yang karib disapa Mbak Wali ini menjelaskan, terdapat perbedaan penerapan WFH antara pemerintah pusat yang mulai pada hari Jumat dan pemerintah provinsi pada hari Rabu. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang sesuai untuk Kota Kediri.

Selain itu, jumlah ASN di tingkat pusat, provinsi, dan daerah yang berbeda juga menjadi faktor penting dalam penyusunan kebijakan. Oleh karena itu, Pemkot Kediri perlu menentukan secara cermat pegawai yang dapat menjalankan WFH maupun yang tetap bekerja dari kantor (WFO).

"Ini kami sedang menyusun, karena jumlah ASN yang ada di pusat, kemudian provinsi dan daerah kan berbeda. Kita harus menentukan dulu, nanti yang bisa WFO yang mana, jangan sampai nanti yang seharusnya memberikan pelayanan publik malah WFH," tuturnya. 

Saat ini, Pemkot Kediri, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri serta bagian organisasi tengah melakukan pengukuran serta pemetaan kebutuhan pegawai, terutama pada sektor pelayanan publik yang membutuhkan kehadiran langsung.

Mbak Wali menegaskan, kebijakan WFH nantinya harus tetap menjamin pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta tidak menimbulkan kondisi yang tidak kondusif.

"Agar supaya nanti ketika ada aturan berkaitan dengan WFH, itu bisa dilaksanakan secara optimal. Kita sedang mengukur itu. Insya Allah minggu depan akan kami umumkan," pungkasnya. 

Sebelumnya pada saat apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di halaman Balai Kota, Senin (6/4/2026) lalu, Mbak Wali juga berpesan agar jajaran Pemerintah Kota Kediri terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Kediri.

Harapannya ke depan pelayanan yang diberikan harus lebih optimal lagi. "Kita wujudkan bersama-sama Kota Kediri yang lebih baik lagi. Terus tingkatkan integritas dan profesionalitas kita. Berikan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya saat itu. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow