Panglima Divisi 2 Kostrad Jalin Kehangatan Silaturahmi Bersama Media
Tentara bersenjata senapan, wartawan bersenjata pena. Bila keduanya bersatu, negara akan menjadi kuat.
KOTA MALANG, SJP - Panglima Divif (Pangdivif) 2 Kostrad Mayor Jenderal TNI Susilo menjalin kehangatan silaturahmi bersama media.
Menurutnya media merupakan jembatan informasi, maka sudah selayaknya menjaga kebersamaan ini demi Indonesia yang kuat.
Lebih lanjut Mayjen TNI Susilo menyampaikan, bahwa media dan TNI merupakan dua pilar penting dalam menjaga stabilitas bangsa.
Ia menilai jika negara ini ingin sukses, maka hendaknya jangan meninggalkan TNI dan jangan pula meninggalkan media.
"Karena keduanya memiliki peran strategis dalam memperbaiki kondisi bangsa,” ungkap Mayjen Susilo.
Hal tersebut ia sampaikan di acara Coffee Morning yang diselenggarakan Devisi Infrantri 2 Kostrad. Kamis (17/4/2025) di gedung Sandoyo Markas Divif 2 Kostrad Malang.
Turut hadir para pimpinan satuan, jajaran staf Divif 2 Kostrad, serta perwakilan media cetak, elektronik, maupun daring.
Pangdiv juga menuturkan, bahwa media memiliki tanggung jawab besar sebagai ujung tombak penyampaian informasi membangun kepada masyarakat.
Dengan sinergi, diharapkan informasi yang disampaikan dapat menciptakan optimisme serta menghindarkan masyarakat dari disinformasi yang dapat memecah belah persatuan.
Dalam acara ini Pangdiv secara spontan menjadi moderator bincang-bincang dengan beberapa pimpinan media.
Mayjen Susilo membawa suasana hangat di acara silaturahmi. Bahkan membuka diri kerja sama program talks show untuk edukasi, guna memupuk kecintaan terhadap tanah air.
“Tentara bersenjata senapan, wartawan bersenjata pena. Bila keduanya bersatu, negara akan menjadi kuat,” tegas Mayjen Susilo. (0)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

