Panen Perdana Ikan Nila di Mulyoarjo Malang, Jadi Awal Pengembangan Wisata dan Ketahanan Pangan

Panen Raya Ikan Nila di Mulyoarjo hasilkan 2,2 ton ikan, dukung ketahanan pangan, dan rencana pembangunan dapur MBG untuk anak sekolah.

10 Sep 2025 - 12:10
Panen Perdana Ikan Nila di Mulyoarjo Malang, Jadi Awal Pengembangan Wisata dan Ketahanan Pangan
Bupati Malang HM. Sanusi bersama jajaran Forkopimda, TNI, Kepolisian dan perangkat desa memanen ikan nila, di kolam budidaya Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Rabu (10/9/2025) (Foto : Hafid/SJP)

MALANG, SJP – Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menggelar Panen Raya Budidaya Ikan Nila pada Rabu (10/9/2025). Panen perdana ini menghasilkan sekitar 2,2 ton ikan dari 12.000 bibit yang ditebar beberapa bulan lalu. 

Bupati Malang Sanusi mengapresiasi inisiatif desa dalam mengembangkan perikanan terpadu. Menurutnya upaya ini menjadi langkah awal menuju penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi wisata desa.

"Selain untuk pembesaran ikan, kolam budidaya Mulyoarjo disiapkan menjadi lokasi wisata pemancingan dan kuliner berbasis hasil perikanan yang bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Malang," terang Sanusi, (10/9/2025).

Rencana ini digarap melalui kolaborasi Pemerintah Desa, BUMDes, dan yayasan swasta, dengan tujuan menambah pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Kolam-kolam budidaya seperti ini penting untuk meningkatkan ketahanan pangan, mendukung kesehatan warga, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mulyoarjo, Rochim, menambahkan, panen ini menjadi titik awal transformasi desa. 

“Dari 12.000 bibit dengan usia sekarang 3,5 bulan, hasilnya mencapai 2,2 ton. Kolam ini awalnya untuk pemancingan, tapi kami arahkan juga ke pembesaran ikan sesuai masukan berbagai pihak. Hasilnya mendukung kebutuhan konsumsi dan ketahanan pangan,” katanya.

Rochim menuturkan bahwa lokasi ini juga akan membangun dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lawang. 

“InsyaAllah di sini akan dibangun dapur MBG. Saat ini pembangunan berjalan berkat kolaborasi yayasan swasta dan desa, dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti sayuran organik, padi, perikanan, dan peternakan. Target kami tiga bulan ke depan dapur ini beroperasi untuk anak-anak sekolah,” tambahnya.

Rencana jangka panjang desa adalah mengintegrasikan sektor perikanan, wisata kuliner, edukasi, dan pertanian organik untuk menjadikan Mulyoarjo sebagai sentra ekonomi baru di wilayah Lawang. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow