Pak Yes Komitmen Pertahankan Lamongan dengan Predikat Lumbung Pangan Nasional
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan bahwa petani Lamongan siap berkontribusi dalam memenuhi target swasembada pangan nasional pada tahun ini
LAMONGAN, SJP - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan tanam padi musim tanam kedua (MT II), di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Kamis ( 14/3/2005)
Menurut bupati yang akrab disapa Pak Yes itu, penanaman MT II ini memang dilakukan langsung setelah panen MT I. Tujuannya agar bisa mewujudkan target luas tambah tanam yang sudah ditargetkan. Yakni 192.373 hektare.
"Alhamdulillah MT II sudah bisa dimulai di Kabupaten Lamongan. Semoga gencarnya MT II akan bisa memenuhi target kita menuju swasembada pangan tahun ini," kata Pak Yes, Kamis (13/3/2025).
Diketahuii dari data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, hingga bulan Maret, luas tanam di Kabupaten Lamongan sudah mencapai 15.043 hektare.
Upaya luas tambah tanam (LTT) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan yaitu dengan menggunakan 7.773 hektare lahan bero (fakum), tegal, dan kebun untuk pertanian. Karena lahan baku pertanian Kabupaten Lamongan adalah 96,095,9 hektare.
Ragam upaya yang diakukan, mulai dari memanfaatkan lahan bera untuk pertanian, penyusunan jadwal tanam disetiap kecamatan, monitoring lapangan harian, hingga identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alsintan.
"Karena selain untuk memenuhi target, tujuan kita ialah mempertahankan predikat lumbung pangan nasional," terang Pak Yes
Dalam kesempatan yang sama, Pak Yes juga berkesempatan melakukan panen padi MT I di Desa Kedungasri, Kecamatan Kembangbahu.
Di atas 25 hektare lahan siap panen, produktifitas padi di Desa Kedungasri mencapai 7,53 ton per hektare dan mampu terjual dengan harga diatas 6.500 (gabah kering panen). (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

