MALANG, SJP - "Welcome back Mr. Pablo. Pablo resmi kembali dan sudah terdaftar dalam skuad Arema FC untuk lanjutan Super League 2025/2026. Ayo berjuang bersama lagi."
Demikian postingan instagram official Arema FC pada Kamis (22/1/2026) pagi menandai kembalinya Pablo Oliviera gelandang bertahan Arema yang sempat absen cukup lama karena cedera.
Kembalinya Pablo Oliveira ke sesi latihan penuh Arema FC menghadirkan kabar baik sekaligus tantangan baru bagi pelatih Marcos Santos. Sang gelandang Brasil bukan hanya menambah kekuatan, tetapi juga memunculkan apa yang kerap disebut pelatih sebagai masalah manis: terlalu banyak opsi di sektor vital.
Dalam beberapa hari terakhir, Pablo Oliveira sudah kembali mengikuti latihan taktikal bersama tim, setelah sebelumnya menjalani latihan terpisah dalam masa observasi tim medis. Meski masih dalam pengawasan dokter klub, intensitas dan semangatnya di lapangan memberi sinyal positif jelang putaran kedua BRI Super League.
Kehadiran Pablo membuat komposisi lini tengah Arema FC semakin kompetitif. Marcos Santos kini harus meracik keseimbangan antara pengalaman, karakter permainan, dan kebutuhan taktik di tengah tuntutan hasil yang kian mendesak.
Saat ini, Arema FC memiliki tiga gelandang asing: Pablo Oliveira, Betinho, dan Matheus Blade. Namun hanya Pablo dan Betinho yang berposisi murni sebagai gelandang. Sementara Matheus Blade dikenal sebagai pemain serba bisa yang juga dapat ditempatkan di jantung pertahanan.
Situasi ini memberi fleksibilitas sekaligus dilema bagi Marcos Santos. Pablo dikenal sebagai gelandang bertipe pengangkut air. Kuat dalam menjaga keseimbangan, memotong alur serangan lawan, serta menjaga ritme permainan. Karakter tersebut bisa menjadi solusi bagi Arema FC yang masih berjuang keluar dari papan tengah klasemen.
Di sisi lain, bursa transfer paruh musim yang masih berjalan membuat setiap keputusan di lapangan berpotensi berdampak lebih luas. Manajemen Arema FC sebelumnya telah memutus kontrak Yann Motta, menjadikan Pablo Oliveira sebagai legiun asing ke-11 dalam skuad Singo Edan musim ini.
Tujuh Bulan Masa Pemulihan
Pablo mengalami Cedera saat membela Arema pada laga melawan Persebaya Surabaya di Liga 1 2024-2025 lalu.
Dia menjalani operasi pada Mei 2025. Setelah itu, Pablo menjalani pemulihan di Brasil. Proses pemulihan adalah masa yang sulit.
"Pada bulan pertama setelah operasi, saya bahkan nggak bisa berjalan. Itu sangat berat. Tapi setelah dua-tiga bulan, kondisi saya mulai membaik. Saya sudah bisa berjalan dan berlari," katanya dikutip dari wearemania.net,
"Setelah itu saya kembali ke gym. Setelah lima-enam bulan, saya merasa sangat baik karena sudah bisa melompat," tambahnya.
Setelah tujuh bulan, Pablo akhirnya kembali ke Indonesia pekan lalu. Dia sangat senang bisa bergabung kembali dengan rekan-rekan satu timnya di Arema.
Dengan target perbaikan posisi di putaran kedua, Marcos Santos kini dituntut bukan hanya memilih pemain terbaik, tetapi juga meramu kombinasi paling efektif. Kembalinya Pablo Oliveira menambah satu variabel penting yang bisa menjadi kunci kebangkitan, atau justru ujian ketepatan strategi. (**)
Editor: Danu