Operasi Zebra Semeru 2025, Satlantas Batu Fokus Tekan Pelanggaran Kasar

Di balik angka ribuan itu, Satlantas mencatat bahwa jenis pelanggaran yang muncul didominasi perilaku berkendara yang berisiko. Kevin menekankan bahwa bukan sekadar penindakan, namun upaya menekan potensi kecelakaan pada titik-titik rawan.

26 Nov 2025 - 20:57
Operasi Zebra Semeru 2025, Satlantas Batu Fokus Tekan Pelanggaran Kasar
Pelanggaran tidak memakai helm yang terkena dalam Operasi Zebra (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - Operasi Zebra Semeru 2025 di Kota Batu bukan sekadar ajang penindakan, tetapi momentum Satlantas Polres Batu untuk menyoroti meningkatnya pelanggaran kasatmata yang langsung mengancam keselamatan.

Sepekan berjalan, pola pelanggaran yang terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menunjukkan bahwa sebagian pengendara masih abai terhadap aturan paling dasar.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim pada Rabu (26/11/225) menegaskan, tren pelanggaran bukan lagi sekadar soal administrasi. Dalam tujuh hari pertama, 1.599 pelanggar terekam ETLE, dan mayoritas merupakan pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.

“Paling dominan itu penggendara roda dua tidak pakai helm SNI, kemudian melawan arus. Untuk roda empat banyak yang tidak memakai safety belt,” urainya.

Operasi Zebra Semeru berlangsung 17–30 November. Kevin menyebut minggu pertama difokuskan pada ETLE untuk memetakan pola pelanggaran aktual di lapangan.

Memasuki minggu kedua, tilang manual mulai diterapkan dengan porsi kecil, sekitar 5 persen, untuk menindak pelanggaran yang tidak tertangkap kamera.

“ETLE tetap jadi backbone penindakan kami, tapi pelanggaran tertentu tetap perlu intervensi langsung. Kami mengingatkan bahwa keselamatan itu yang utama. Keluarga menunggu di rumah, jadi patuhi aturan berlalu lintas,” tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow