OJK dan Baznas Gelar Gebyar Lailatul Qadar, Berdayakan 1.000 Anak Yatim di Kota Malang

Kegiatan ini melibatkan 1.000 anak yatim dan dhuafa di Kota Malang sebagai upaya pemberdayaan kelompok rentan.

23 Feb 2026 - 09:00
OJK dan Baznas Gelar Gebyar Lailatul Qadar, Berdayakan 1.000 Anak Yatim di Kota Malang
Gebyar Lailatul Qadar menjadi langkah konkret untuk memperluas akses literasi dan inklusi keuangan syariah bagi kelompok masyarakat rentan. (Istimewa)

MALANG, SJP — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang menyelenggarakan agenda kolaboratif bertajuk Gebyar Lailatul Qadar pada Sabtu (21/2/2026). 

Kegiatan ini melibatkan 1.000 anak yatim dan dhuafa di Kota Malang sebagai upaya pemberdayaan kelompok rentan.

Acara tersebut merupakan bagian dari program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah). 

Melalui program ini, OJK Malang memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah yang menyasar generasi muda.

Dalam rangkaian acara, para peserta diberikan pemahaman mengenai peran serta fungsi OJK. 

Selain itu, materi edukasi mencakup pengelolaan keuangan sederhana untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang turut berpartisipasi dengan memberikan edukasi "Cinta Bangga Paham Rupiah" guna memperkenalkan nilai mata uang sebagai simbol kedaulatan negara. 

Di sisi lain, Bank Jatim Syariah memperkenalkan berbagai produk keuangan syariah, seperti Tabungan Santri dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).

Ketua Baznas Kota Malang, Kasuwi Saiban, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan anak-anak yatim dan dhuafa. 

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur, Ali Maschan Moesa.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan. 

"Pemerintah Kota Malang berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi generasi muda yang mandiri dan berdaya saing," tegas Wahyu.

Bagi OJK Malang, Gebyar Lailatul Qadar menjadi langkah konkret untuk memperluas akses literasi dan inklusi keuangan syariah bagi kelompok masyarakat rentan. 

Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman finansial yang kuat dalam mengelola dan merencanakan keuangan di masa depan. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow