Keluarga KPPS di Malang yang Meninggal Tersengat Listrik Dapat Santunan
Ada dua petugas KPPS yang meninggal. Saifudin meninggal tersengat listrik dan Iyan meninggal karena diserempet mobil saat mengantar logistik.
MALANG, SJP — Keluarga salah seorang warga Gedangan Kabupaten Malang yang telah dikabarkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat banjir melanda di Malang Selatan, di Bulan November 2024 lalu, mendapat santunan.
Saifudin, merupakan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika katakan, Saifudin meninggal dunia pada 27 November 2024.
"Penyebabnya, setelah bertugas, tersengat aliran listrik saat bencana banjir di Gajahrejo, Kecamatan Gedangan,” kata Mahardika kepada awak media, Rabu (11/12/2024).
Selain Saifudin, KPU juga mencatat ada petugas lain yang meninggal. Yakni, Iyan Hartono yang merupakan petugas di TPS 15, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
"Ia mengalami kecelakaan lalu lintas, terserempet mobil saat mendistribusikan logistik pada 5 Desember 2024 lalu,” tambahnya.
Atas kejadian itu, KPU memberikan santunan kepada keduanya melalui BPJS Ketenagakerjaan, yang diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang di Hotel Rayz UMM beberapa waktu lalu.
“Untuk Almarhum Saifudin santunan kematian Rp 42 juta. Sedangkan untuk Almarhum Iyan Hartono, menerima biaya pemakaman Rp 10 juta, karena tidak memiliki ahli waris," pungkasnya.
Dari berita Sebelumnya, meninggalnya Saifudin alias Alif Saifudin, berawal saat dirinya hendak mencari air untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari pada Kamis (28/11/2024) sekira pukul 14.20 WIB.
Saat melintas di tepi sungai, korban berhenti sejenak untuk melihat debit air sungai yang naik akibat hujan seharian.
Tanpa sengaja, ada tiang lampu jalan roboh, kemudian kabel yang beraliran listrik mengenai Saifudin hingga menyebabkan dirinya pingsan. Korban terbawa arus sungai sekira 100 meter dan ditemukan meninggal dunia saat banjir mulai surut. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

