NU Cup III Pecahkan Rekor Peserta, Bukti Tenis Jadi Magnet Sport Tourism di Kota Batu
Dengan tingginya partisipasi, NU Cup III semakin menegaskan bahwa olahraga tenis kian diminati, sekaligus menguatkan posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata olahraga yang mampu memadukan kompetisi, silaturahmi, dan promosi pariwisata.
KOTA BATU, SJP – Sebanyak 126 peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam Turnamen Tenis NU Cup III Piala Wali Kota Batu 2025 yang resmi dibuka, Sabtu (6/9/2025). Jumlah ini menjadi capaian tersendiri karena meningkat dua kali lipat dibandingkan edisi sebelumnya.
Wali Kota Batu, Nurochman menegaskan ajang yang digagas Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu ini tak hanya menjadi kompetisi olahraga, melainkan juga sarana memperkuat silaturahmi serta mendukung program sport tourism yang tengah digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.
"Kami mengapresiasi konsistensi PCNU dalam menggelar turnamen hingga tahun ketiga ini. NU yang biasanya kita kenal dengan tahlil, istighosah, atau selawatan, kali ini hadir dengan kegiatan olahraga. Ini ciri khas NU urban. Selain kompetisi positif, turnamen ini juga jadi ajang silaturahmi dan refreshing di Kota Batu. Silakan menikmati keindahan dan kesejukan Kota Batu,” ujarnya.
Turnamen ini mempertandingkan 72 peserta kelas A dan 54 peserta kelas B, dengan sistem setengah kompetisi. Pertandingan berlangsung di tiga lokasi. Di antaranya, lapangan Tenis PCNU, Jambuluwuk, dan Panorama. Adapun hadiah utama untuk juara kelas A mencapai Rp5 juta.
Ia juga menegaskan penyelenggaraan NU Cup sejalan dengan arah pembangunan sport tourism.
"Kami ingin mendorong semua elemen ikut terlibat. Pemkot Batu tentu akan memfasilitasi. Harapannya, masyarakat semakin sehat melalui olahraga,” imbuh Nurochman.
Ketua PCNU Kota Batu, Takim, menambahkan, turnamen ini digelar bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menguatkan kebersamaan.
“Turnamen ini juga untuk menjaga kesehatan dan persatuan bangsa. Apalagi tahun ini masih dalam suasana Agustusan. Semoga menjadi pemersatu di tengah perbedaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Fatkhul Yasin, menilai lonjakan jumlah peserta sebagai bukti antusiasme yang tinggi.
“Olahraga milik semua kalangan, bukan hanya segelintir orang. Peserta tahun ini dua kali lipat dari sebelumnya, menandakan respon masyarakat luar biasa,” tandasnya. (adv)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

