Pemkab Nganjuk Terima Penghargaan Kabupaten Tercepat dalam Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih
Penghargaan ini diberikan untuk mendorong transformasi koperasi konvensional menuju koperasi modern berbasis digital dan inovatif.
NGANJUK, SJP - Kolaborasi sinergis antara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi membuahkan hasil membanggakan. Kabupaten Nganjuk menjadi kabupaten yang paling cepat merampungkan pembentukan Koperasi Merah Putih Tahun 2025, sebuah program unggulan Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Penghargaan ini diberikan ntuk mendorong transformasi koperasi konvensional menuju koperasi modern berbasis digital dan inovatif.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Pemkab Nganjuk di bawah kepemimpinan Kang Marhaen yang menindaklanjuti instruksi dan dukungan penuh dari Khofifah selama masa jabatannya sebagai Gubernur, secara bersamaan menorehkan sejarah, karena menjadi yang pertama 100 persen menuntaskan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dalam acara tasyakuran capaian KDKMP di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Kamis (3/7/2025), lalu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja keras berbagai pihak.
"Kuncinya ada pada kolaborasi," tegasnya.
Pihaknya menyoroti bagaimana sinergi antara pemerintah daerah, notaris, pendamping koperasi, hingga masyarakat desa, yang menjadi penentu keberhasilan ini. Khofifah secara khusus memuji Kabupaten Nganjuk, karena menjadi daerah pertama se-Jatim yang sukses menuntaskan 100 persen pendirian KDKMP di 284 desa/kelurahan.
Kesuksesan Kabupaten Nganjuk diikuti oleh Kabupaten Ponorogo di posisi kedua dan Kabupaten Sidoarjo di tempat ketiga yang tercepat mendirikan KDKMP.
Di seluruh Jatim, total sebanyak 8.494 koperasi telah resmi terbentuk. Ini menjadikan Jatim sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mencapai 100 persen pendirian KDKMP.
Koffifah menegaskan, bahwa capaian ini adalah bukti nyata kekuatan harmoni dan kemitraan dari semua pihak. Ia berharap koperasi-koperasi ini tidak hanya sebatas angka, tetapi benar-benar menjadi lokomotif penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkeadilan.
"Alhamdulillah, capaian 100 persen terbentuknya Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur adalah bukti nyata kekuatan harmoni dan partnership dari semua pihak,” ujarnya.
Senada, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini, sekaligus berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pihak dan arahan Ibu Gubernur, Kabupaten Nganjuk berhasil menuntaskan pendirian KDKMP di seluruh desa dan kelurahan. Ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam membangun ekonomi desa berbasis koperasi,” terang Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen. Sabtu ((5/7/2025)
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas percepatan luar biasa ini, Gubernur Khofifah tak hanya memberikan piagam penghargaan, tetapi juga menyerahkan reward berupa Bantuan Keuangan senilai Rp3 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Pemkab Nganjuk.
Ini adalah simbol nyata dukungan Pemprov Jatim terhadap komitmen Pemkab Nganjuk dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Keberhasilan Nganjuk ini menjadi inspirasi bagi daerah lain, menunjukkan bagaimana kepemimpinan yang kuat dan kolaborasi yang solid dapat mempercepat program nasional demi kemajuan ekonomi masyarakat.
Dengan penghargaan ini, Kabupaten Nganjuk resmi menjadi rujukan nasional dalam implementasi program Koperasi Merah Putih. Ke depan, Pemkab Nganjuk berencana memperluas skala program ke seluruh desa dan kelurahan. (Adv)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

