Nasi Pecel Pincuk Wonk Jenewa, Kuliner Tradisional Favorit di Jember
Nasi pecel pincuk Wonk Jenewa di Jember menyajikan makanan tradisional dengan cita rasa khas dan harga terjangkau. Warung ini sudah puluhan tahun jadi favorit warga lokal dan pengunjung.
JEMBER, SJP - Kalau kamu sedang cari makanan tradisional yang asli di Jember, nasi pecel pincuk Wonk Jenewa di Pasar Jenggawah bisa jadi pilihan yang pas. Warung milik Ibu Saehatul Munawaroh ini sudah berdiri puluhan tahun dan tetap jadi favorit banyak orang, baik warga sekitar maupun pengunjung dari luar.
Walau terlihat seperti pecel biasa, cara penyajiannya unik. Nasi dan sayuran disajikan di atas daun pisang yang dilipat rapi sebagai pincuk. Ini membuat rasanya jadi lebih enak dan aromanya harum.
Bumbu kacangnya gurih dan pas, dipadukan dengan sayur seperti tauge, labu, tempe goreng, dan telur, sehingga rasanya pas di lidah. Aroma daun pisang juga membuat masakannya makin spesial.
“Rasanya gurih, sedikit asam, dan aroma daunnya beda. Saya sering mampir ke sini, apalagi sehabis olahraga sepeda,” kata Mahardika Putra, pelanggan tetap, pada Minggu (25/5/2025) pagi.
Ibu Saehatul bilang, harga seporsi nasi pecel pincuk ini cukup murah, hanya Rp 7.000 untuk porsi biasa dan Rp 10.000 kalau tambah telur.
“Alhamdulillah, pelanggan saya beragam. Ada yang dari luar Jember, bahkan kadang pejabat juga mampir ke sini,” ujarnya.
Setiap hari, Saehatul bisa menjual sampai 500 porsi nasi pecel. Warung ini buka dari pagi jam 4 sampai jam 4 sore dan selalu ramai pengunjung dari berbagai kalangan.
Warung nasi pecel pincuk Wonk Jenewa tidak hanya enak, tapi juga menjaga tradisi lama dalam cara menyajikan. Ini membuktikan kalau makanan sederhana bisa jadi favorit banyak orang. (ADV)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

