Museum Pendidikan Surabaya: Menelusuri Sejarah Pendidikan dari Masa ke Masa
Museum Pendidikan Surabaya menghadirkan 889 koleksi sejarah pendidikan dari masa pra-aksara hingga kemerdekaan. Destinasi edukatif ini cocok untuk belajar, riset, dan wisata di Kota Surabaya.
SURABAYA, SJP - Surabaya tak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai ruang belajar sejarah yang hidup. Salah satunya melalui Museum Pendidikan Surabaya, museum tematik yang dihadirkan untuk melestarikan jejak panjang dunia pendidikan sekaligus mendukung kegiatan edukasi, riset, dan rekreasi.
Mengutip dari tourism.surabaya.go.id, Museum Pendidikan ini terletak bangunan bersejarah eks Sekolah Taman Siswa ini menyimpan 889 koleksi yang merekam perkembangan pendidikan dari masa pra-aksara, masa klasik, kolonial, hingga masa kemerdekaan. Setiap sudutnya seperti lorong waktu yang membawa pengunjung memahami bagaimana sistem pendidikan di Indonesia terus bertransformasi.
Dilansir dari vokasi,unair.ac.id, beragam koleksi ditampilkan, mulai dari alat peraga pendidikan, buku pelajaran lama, arsip sekolah, hingga dokumentasi kegiatan belajar tempo dulu. Koleksi tersebut tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga sarana refleksi atas perjuangan membangun pendidikan nasional.
Untuk menunjang kenyamanan, museum ini dilengkapi fasilitas seperti mushola, perpustakaan yang buka di hari tertentu, serta ruang pemutaran film edukatif yang menampilkan dokumenter sejarah, termasuk biografi tokoh nasional dan peristiwa penting di Surabaya.
Akses masuk museum pun terbilang terjangkau. Pengunjung dapat memesan tiket secara online, dengan tarif gratis bagi pelajar Surabaya, Rp3.000 untuk pelajar luar kota, dan Rp5.000 untuk umum, dengan sistem pembayaran non-tunai.
Lebih dari sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, Museum Pendidikan Surabaya menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan kontekstual. Tempat ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang masa kini, tetapi juga hasil perjalanan panjang yang membentuk masa depan. (**)
foto: tourismsurabaya.go.id
Editor: Danu
What's Your Reaction?

