Muscab PKB Kota Batu Hasilkan Empat Kandidat Ketua DPC 2026–2031

Dengan tahapan yang masih berlanjut di tingkat pusat, hasil Muscab tercatat akan menjadi pijakan awal bagi PKB Kota Batu dalam menyiapkan kepemimpinan yang dinilai paling siap menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk menjaga eksistensi dan daya saing partai pada Pemilu 2029 mendatang

29 Mar 2026 - 15:17
Muscab PKB Kota Batu Hasilkan Empat Kandidat Ketua DPC 2026–2031
Kandidat Ketua DPC Kota Batu pasca melaksanakan muscab (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kota Batu resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus penjaringan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2031.

Sekretaris DPC PKB Kota Batu Asep Ghozy menegaskan bahwa agenda ini menjadi penentu arah kepemimpinan partai di tingkat lokal dalam lima tahun ke depan, sekaligus bagian dari strategi jangka panjang menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.

"Dari forum tersebut, muncul empat nama kandidat calon Ketua DPC yang akan melanjutkan ke tahapan berikutnya. Penjaringan dilakukan secara internal melalui mekanisme Muscab yang melibatkan seluruh unsur partai, mulai dari pengurus cabang, anak cabang, hingga ranting," urainya pada Minggu (29/3/2026).

Adapun empat kandidat yang diusulkan yakni Nurochman (incumbent), M. Didik Subianto, Hj. Dewi Kartika, serta M. Hasan Abdillah. Keempat nama ini dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak yang mumpuni untuk memimpin partai ke depan.

Ia juga memaparkan empat nama calon Ketua DPC nantinya akan dibawa bawa ke DPP untuk mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dimana proses seleksi tidak berhenti di tingkat cabang. Sesuai mekanisme partai, seluruh kandidat akan menjalani UKK di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, yang akan menguji aspek kepemimpinan, visi politik, hingga kemampuan manajerial dalam mengelola organisasi.

"Dari hasil UKK tersebut, DPP akan menetapkan satu nama yang resmi menjadi Ketua DPC PKB Kota Batu periode 2026–2031. Muscab ini juga mencerminkan upaya PKB dalam menjaga proses demokrasi internal tetap berjalan terbuka dan kompetitif," imbuhnya.

Munculnya lebih dari satu kandidat menunjukkan adanya dinamika yang sehat di tubuh partai, sekaligus memberi ruang bagi kader-kader potensial untuk tampil dalam kontestasi kepemimpinan.

Di sisi lain, momentum ini tidak hanya soal pergantian figur, tetapi juga penegasan arah politik PKB di tingkat daerah. Kepemimpinan baru nantinya diharapkan mampu memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput, meningkatkan soliditas kader, serta memperluas basis dukungan masyarakat. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow