PKB Batu Dorong Regenerasi dan Adaptasi Politik di Muscab 2026
Muscab untuk masa bakti 2026–2031 ini dihadiri oleh jajaran Fraksi PKB DPRD Kota Batu, pengurus tingkat kecamatan (DPAC), hingga ranting. Konsolidasi ini menjadi sinyal bahwa PKB mulai memfokuskan energi pada pembenahan internal, dengan target memperkuat basis sekaligus memperluas jangkauan pemilih menjelang kontestasi politik 2029.
KOTA BATU, SJP — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batu menegaskan arah baru politik berbasis regenerasi dan adaptasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hall Arjuna, Selecta, Sabtu (28/3/2026) malam. Forum ini dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi internal sekaligus penajaman strategi menghadapi perubahan karakter pemilih ke depan.
Diwawancarai pada Minggu dini hari (29/6/2026), Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, M. Subaidi menekankan bahwa kekuatan partai ke depan sangat ditentukan oleh keberhasilan membaca pergeseran demografi pemilih, khususnya generasi milenial dan Gen Z.
"Pola komunikasi politik konvensional tidak lagi cukup untuk menjangkau kelompok muda yang semakin kritis dan dinamis. Karena itu, seluruh struktur partai diminta mulai melakukan penyesuaian, baik dalam pendekatan, isu yang diangkat, maupun metode kerja politik di lapangan. Perubahan itu tidak bisa ditunda. Kalau kita tidak beradaptasi, kita akan tertinggal,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Subaidi juga menegaskan bahwa kepemimpinan PKB ke depan harus mampu keluar dari pola lama yang reaktif. Ia mendorong lahirnya pemimpin yang lebih progresif, berani mengambil inisiatif, serta memiliki sensitivitas sosial terhadap persoalan warga, mulai dari kemiskinan hingga ketimpangan.
Senada dengan itu, Ketua DPC PKB Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa langkah adaptasi politik yang mulai dirancang saat ini akan menjadi penentu pada kontestasi mendatang. Ia menyebut, kesiapan partai dalam membaca perubahan perilaku pemilih akan berdampak langsung pada hasil Pemilu 2029.
“Adaptasi politik ini bukan sekadar wacana. Ini langkah strategis yang akan berimbas pada bagaimana kita menghadapi dan memenangkan Pemilu 2029,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batu tersebut.
Selain soal regenerasi, Muscab ini juga menyoroti pentingnya penguatan kaderisasi sebagai fondasi utama partai. PKB menilai, kemenangan politik tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga oleh soliditas internal dan kesiapan kader dalam merespons persoalan riil masyarakat. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

