Muscab DPC PKB Kota Kediri: Muncul Tiga Kandidat Ketua
Ketiga tokoh yang disetujui sebagai calon ketua DPC PKB Kota Kediri: KH Oeing Abdul Muid Shohib ( Ketua DPC PKB Kota Kediri Periode 2021-2026), Afif Fachrudin Wijaya ( anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PKB) dan Siti Aminah.
KEDIRI, SJP- DPC PKB Kota Kediri baru saja melangsungkan Musyawarah Cabang (Muscab). Dalam muscab yang dilaksanakan, Sabtu,(05/04/2026) malam tersebut, disetujui tiga tokoh sebagai calon ketua DPC.
Ketiga tokoh yang disetujui sebagai calon ketua DPC PKB Kota Kediri adalah KH Oeing Abdul Muid Shohib atau yang biasa disapa Gus Muid ( Ketua DPC PKB Kota Kediri Periode 2021-2026) lalu Afif Fachrudin Wijaya ( anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PKB) dan Siti Aminah.
Ketiga nama tersebut, merupakan hasil penjaringan dari DPW dan nantinya akan diusulkan ke DPP. Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Timur KH An’im Falachuddin Mahrus mengungkapkan ketiga tokoh tersebut sama-sama baik.
Siapapun pemimpinnya nanti, pria yang akrab disapa Gus An'im ini menegakan, siap untuk melangkah bersama. "Semuanya baik, nanti tinggal DPP siapa yang ditentukan. Kita siap bekerja, siap pun yang menjadi komandannya, terutama dalam bagaimana kekompakan pengurusan ini yang menjadi kunci kesuksesan," ungkap anggota DPR RI komisi VIII Fraksi PKB tersebut, Minggu, (05/04/2026).
Melalui pelaksanaan muscab ini, Gus An’im berharap DPC PKB Kota Kediri bisa terus bekerja keras untuk meningkatkan kemajuan partai.
"Di samping kerja keras dari pengurus DPC PKB Kota Kediri, kita juga berharap kesadaran para warga Nahdliyin utamanya, menyalurkan aspirasi politiknya. Sekaligus makin menyadari bahwa partai politik yang mewakili warga Nahdliyin adalah PKB, itu paling penting," tutur Gus An’im.
Sementara itu, Gus Muid menuturkan ketiga tokoh tadi, termasuk dirinya akan mengikuti UKK atau uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB. Kemudian salah satu akan ditetapkan sebagai ketua DPC oleh DPP.
Gus Muid juga mengungkapkan muscab kali ini berbeda dari sebelumnya, karena peserta pada muscab kali ini hanya PAC atau pengurus tingkat cabang, tidak sampai ranting.
"(Penetapan ketua baru oleh DPP) persisnya saya kurang tahu, kita hanya menunggu saja. Tapi yang jelas tentu tidak akan lama, paling sebulan," tambah Gus Muid.
Untuk pengurus baru nanti, Gus Muid menegaskan sejumlah tantangan sudah menanti. Salah satunya, bahwa pada pemilu 2029, pemilih muda lebih dari 60 persen. Karena itu diperlukan cara-cara yang berbeda daripada sebelumnya.
"Tantangannya tentu secara elektoral, kita harus ada peningkatan dan itu kerja yang butuh energi yang kuat. Untuk menggaet pemilih muda ini, tidak bisa dengan cara-cara seperti yang lalu karena mereka adalah generasi yang baru," pungkas Gus Muid. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

