Motor Tertabrak Kereta Majapahit di Sumbergempol, Pengendara Luka Berat
Diduga karena kurang memperhatikan jalur perlintasan kereta api, sehingga korban tidak mengetahui dari arah timur melaju Kereta Api Majapahit. Akhirnya tabrakanpun tak terhindarkan.
TULUNGAGUNG, SJP - Sebuah kecelakaan antara Kereta Api Majapahit dan sepeda motor terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Selasa (28/10/2025) malam.
Insiden yang terjadi sekira pukul 19.38 WIB itu membuat pengendara motor mengalami luka serius dan harus dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, melalui Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan Kereta Api Majapahit yang dikemudikan oleh masinis berinisial MRH, dengan sepeda motor Honda Beat AG 4017 RAM yang dikendarai FDR, remaja 16 tahun, warga Dusun Selojeneng, Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol.
“Masinis dalam keadaan sehat, namun pengendara motor mengalami luka di bagian perut dan kaki. Saat ini korban dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung,” ujar AKP Taufik Nabila.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, peristiwa itu berawal saat korban mengendarai motor melaju dari arah selatan menuju arah utara hendak menyeberangi rel kereta api.
Namun diduga karena kurang memperhatikan jalur perlintasan kereta api, sehingga korban tidak mengetahui dari arah timur melaju Kereta Api Majapahit. Akhirnya tabrakanpun tak terhindarkan.
"Roda depan sepeda motor mengenai sisi kiri depan lokomotif Kereta Api Majapahit," jelas Akp Taufik Nabila.
Akibat tabrakan tersebut, korban mengalami luka serius, robek pada bagian perut dan beberapa patah tulang terutama pada bagian kaki. Sementara sepeda motor korban kini diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung sebagai barang bukti.
Atas kejadian ini, polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta, terutama yang tidak dijaga petugas maupun tanpa palang pintu.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengimbau masyarakat untuk berhenti sejenak, tengok kanan-kiri sebelum menyeberang rel, dan jangan memaksakan diri,” pesan AKP Taufik. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

