Motor dan Ponsel Wanita di Mojokerto Digondol Teman Kencan dari Aplikasi TanTan

Saat Nur masuk ke toko, hanya hitungan detik pelaku langsung tancap gas membawa kabur sepeda motor Yamaha N Max beserta tas berisi dompet, STNK, KTP, ATM, dan ponsel milik Nur.

04 Jun 2025 - 20:44
Motor dan Ponsel Wanita di Mojokerto Digondol Teman Kencan dari Aplikasi TanTan
Nur Aini saat melaporkan kejadian pencurian ke Polsek Ngoro. (Istimewa)

MOJOKERTO, SJP - Niat hati ingin berkenalan dengan seorang pria di aplikasi kencan TanTan malah membuat Nur Aini (25) mengalami kejadian apes. 

Bagaimana tidak, motor N Max, ponsel, hingga barang berharga yang disimpan di dalam tas, raib semua digondol teman yang baru dikenalnya melalui online itu. 

Wanita muda asal Desa Sukonayar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto itu awalnya berkenalan dengan seorang pria yang mengaku bernama Zalfin dua hari sebelum kejadian. 

Berawal dari aplikasi kencan TanTan, tanpa ada rasa curiga akhirnya Nur bertukar nomor WhatsApp untuk berkomunikasi lebih jauh. Hingga suatu ketika mereka berjanjian untuk bertemu di depan sebuah makam yang berlokasi di Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro. 

Pertemuan mereka pun terjadi pada Selasa (3/6/2025) sekira pukul 19.30 WIB. Lantas, pelaku membonceng Nur menuju minimarket di Jalan Raya Manduro. 

Saat mereka tiba di lokasi, pelaku meminta Nur Aini membelikan makanan di dalam toko. Tanpa ada curiga, Nur masuk ke dalam toko untuk membeli sesuatu. 

Saat Nur masuk ke toko, hanya hitungan detik pelaku langsung tancap gas membawa kabur sepeda motor Yamaha N Max beserta tas berisi dompet, STNK, KTP, ATM, dan ponsel milik Nur. 

"Saat korban kembali, motornya dan pelaku sudah tidak ada. Total kerugian sekitar Rp 20 juta,”kata Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi saat dikonfirmasi Rabu (4/6/2025).

Kasus ini telah dilidik oleh polisi. Identitas asli pelaku masih dalam pencarian, sementara ciri-cirinya telah dikantongi berdasarkan keterangan korban dan saksi.

Polisi juga rampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa BPKP dan dosbook ponsel yang dibawa kabur pelaku. 

Polisi juga mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalin relasi secara daring. Artinya, jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal terlebih meluk aplikasi media sosial. 

"Jangan mudah percaya dan menyerahkan kendaraan atau barang berharga kepada orang yang belum dikenal secara langsung," tamdasnya. (*) 

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow