Menu Makan Bergizi Gratis di Bondowoso Bebas MSG

MSG adalah singkatan dari monosodium glutamat, yaitu bahan tambahan makanan yang berfungsi sebagai penguat rasa. MSG juga dikenal dengan nama micin.

13 Jan 2025 - 21:21
Menu Makan Bergizi Gratis di Bondowoso Bebas MSG
Salah seorang siswa saat menyantap makanan bergizi gratis (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso mulai disalurkan dan diujicoba kepada 2.783 siswa di 12 lembaga pendidikan, pada Senin (13/1/2025).

Ada berbagai tanggapan menarik dari siswa yang menyantap hidangan gratis yang menjadi program Presiden prabowo Subianto danWakil Presiden Gibran Rakabuming ini.

Beberapa siswa menilai menu sayuran dan daging yang disajikan terasa sedikit hambar. Ternyata, semua menu makanan yang tersaji dalam MBG tidak menggunakan monosodium glutamat (MSG) atau micin.

Hal itu yang membedakan, bahwa makanan bergizi tidak selalu identik dengan makanan enak dan gurih. Karena, bisa jadi makanan yang enak, ternyata banyak menggunakan micin dan kandungan gizinya rendah.

Saat penyaluran MBG di Bondowoso, menu pertama yang disajikan oleh SPPG di eks markas 514 Badean, selain nasi putih, ada tumis wortel dan buncis. Ada juga tahu goreng, dan daging ayam yang dilengkapi dengan buah pisang serta susu.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bondowoso, Mila Afriana Agustin, menjelaskan jika menu MBG yang disajikan tanpa MSG. Namun, dirinya memastikan rasanya tetap enak dan nyaman di lidah siswa.

“Kami memang non MSG. Tapi kita usahakan tetap enak dan bisa dimakan oleh siswa,” katanya saat dikonfirmasi di sela-sela pembagian MBG di MTSN 2 Bondowoso.

Selain sehat dan bergizi tanpa MSG, menu makanan ini menjadi sarana untuk menggiring siswa mengkonsumsi jajanan yang bebas micin. Karena, saat ini banyak makanan yang dijual dengan menggunakan micin dan tidak sehat.

“Ini juga untuk membiasakan siswa, karena anak sekarang lebih banyak mengkonsumsi MSG, dan kami secara gizi memang diatur non MSG. Untuk susunya, secara gizi sudah diinfokan untuk kadar gulanya dan tidak diberikan setiap hari,” ujarnya.

Untuk kebutuhannya, semua menu makanan sudah berdasarkan rekomendasi dari ahli gizi. Bahkan, kata Mila, untuk bahan makanan dan sayuran yang diberikan, berasal dari Kabupaten Bondowoso.

“Kandungan gizinya sudah diatur ahli gizi, sesuai dengan kebutuhan dan bahan yang kami masak berasal dari lingkungan sekitar,” tukasnya.

Sementara itu, melalui MBG ini juga diharapkan siswa mendapat asupan makanan dengan gizi seimbang. Bahkan, siswa SMP mulai menyukai makan sayur yang menjadi lauk MBG.

"Alhamdulillah siswa antusias dan mereka yang awalnya tidak suka sayur, akhirnya bisa menyukai makan sayur. Semua dihabiskan," kata Kepala Sekolah MTSN 2 Bondowoso, Siti Mutmainnah saat dikonfirmasi di sekolahnya.

Seperti diketahui, MSG adalah singkatan dari monosodium glutamat, yaitu bahan tambahan makanan yang berfungsi sebagai penguat rasa. MSG juga dikenal dengan nama micin. 

MSG berbentuk kristal putih yang mudah larut dalam air. Penguat rasa ini berasal dari asam amino glutamat yang juga terdapat dalam makanan alami seperti tomat, keju, dan daging. Rasanya gurih mirip dengan kaldu atau daging.
 
Ada manfaat dari MSG yang dapat mengurangi kadar natrium tanpa mengorbankan rasa makanan, membantu meningkatkan nafsu makan lansia, dan sebagai sumber energi. 

Namun, konsumsi MSG secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti, gangguan metabolisme, dampak buruk bagi otak, hipersensitivitas dan membuat badan menjadi lemas. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow