Mensos RI Kunjungi Sekolah Rakyat MA 25 Brondong di Lamongan, Dukung Pendidikan Anak Tidak Mampu
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, didampingi Wakil Mensos Agus Jabo Priyono dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SR MA) 25 Brondong Lamongan.
LAMONGAN, SJP – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SR MA) 25 Brondong, Selasa (5/7/2025). Sekolah ini berada satu lokasi dengan SMK Maritim Brondong.
Dalam kunjungan tersebut, Mensos bersama rombongan berdialog langsung dengan 75 siswa serta para wali murid. Saifullah Yusuf menegaskan, Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keluarga tidak mampu agar anak-anak mereka tetap dapat mengenyam pendidikan.
“Sekolah Rakyat ini memiliki kualitas dan fasilitas yang unggulan. Tujuannya untuk menolong keluarga yang tidak mampu agar anak-anaknya tetap bisa melanjutkan pendidikan,” ujar Saifullah Yusuf.
SR MA 25 Brondong telah mulai beroperasi sejak 14 Juli 2025 lalu dan memberikan berbagai fasilitas gratis bagi siswa, mulai dari cek kesehatan gratis, makan bergizi, talent mapping, seragam dan perlengkapan sekolah, fasilitas asrama, hingga laptop untuk menunjang kegiatan belajar.
Saifullah Yusuf juga menekankan bahwa sistem pendidikan di SR tidak terpaku pada usia. Anak-anak dari keluarga miskin bisa masuk sesuai kebutuhan, tanpa batasan umur yang kaku.
“Kalau ada anak umur 17 tahun baru masuk SR MA, tidak masalah. Karena ini program baru dan fleksibel,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata dalam memutus rantai kemiskinan. Ia menyebutkan bahwa saat ini angka kemiskinan di Lamongan telah turun menjadi 12,16 persen, dari sebelumnya 12,42 persen pada 2023.
“SR adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Tujuan utamanya agar tidak ada lagi anak yang tidak sekolah hanya karena persoalan biaya,” kata Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Menurut dia, selain menjadi upaya pengentasan kemiskinan, SR MA 25 Brondong juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Lamongan dalam menyambut Indonesia Emas 2045.
Di sisi lain, Pemkab Lamongan juga terus menggulirkan berbagai bantuan sosial, baik dari pusat, provinsi, maupun daerah. Bantuan tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), PKH Plus dari Pemprov Jatim, hingga program Yakin Semua Sejahtera (YSS) dari Pemkab Lamongan yang menyasar guru ngaji, takmir masjid, imam musala, modin, hingga pengasuh pesantren.
Kepala Sekolah SR MA 25 Brondong, Anis Al Aminatuf Wardian Sari, menyebut bahwa siswa-siswa di sekolah ini berasal dari latar belakang yang sangat beragam, bahkan ada yang belum bisa membaca dan tidak memiliki orang tua.
“Keberadaan SR sangat membantu anak-anak dari keluarga yang tidak mampu agar mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak,” tuturnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

