Menikmati Tenangnya Alam di Hutan Mangrove Karangkiring Gresik
Hutan mangrove Karangkiring di Gresik menawarkan wisata alam dekat kota dengan pemandangan laut, kuliner laut UMKM, spot foto, dan edukasi anak. Tiket masuk gratis, hanya bayar parkir.
GRESIK,SJP - Kabupaten Gresik di Jawa Timur selama ini dikenal sebagai kawasan industri. Namun di balik citra tersebut, daerah ini menyimpan keindahan alam yang patut dijelajahi. Salah satu contohnya adalah kawasan hutan mangrove yang berada di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas.
Terletak sekitar 11 menit dari pusat kota, kawasan ini menawarkan udara segar yang menenangkan, lengkap dengan hembusan angin laut dan rindangnya vegetasi mangrove. Letaknya yang menghadap langsung ke Selat Madura memberikan pemandangan kapal-kapal besar yang melintas menuju pelabuhan.
Menurut Dedik Hartono, Kepala Desa Karangkiring yang juga menjadi pengelola lokasi tersebut, tempat ini cocok menjadi tujuan wisata alam, baik untuk keluarga maupun para pelancong yang ingin mencari suasana tenang.
Kawasan ini juga semakin menarik dengan hadirnya berbagai lapak UMKM yang menjajakan makanan laut segar hasil tangkapan nelayan setempat.
Dedik menyampaikan bahwa sajian kuliner laut menjadi magnet utama bagi para pengunjung, terutama mereka yang datang bersama anggota keluarga. Kisaran harga makanan di tempat ini pun ramah di kantong, mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per porsi.
“Ada makanan khas kepiting dan udang. Tapi tidak selalu stay, harus reservasi atau pesan terlebih dahulu," kata Dedik, saat di kutip dari Beritasatu.com
Selain menikmati hidangan, pengunjung juga bisa bersantai di gazebo atau berburu foto di sejumlah titik yang Instagramable.
Tahun ini, pihak pengelola berencana menambah fasilitas berupa jembatan kayu atau gladak yang akan memperkaya pengalaman menjelajah kawasan ini.
"Sampai tahun 2025 ini pengembangan hutan mangrove Karangkiring akan dilakukan penambahan gladak untuk memenjakan pengunjung menyusuri hutan mangrove," imbuhnya.
Mega Falupi, salah satu pengunjung, mengaku senang bisa datang ke lokasi yang mudah dijangkau dan cocok untuk rekreasi sekaligus edukasi anak.
"Senang, di sini dekat dengan pusat kota. Bisa melihat pantai sambil mengedukasi tentang hutan mangrove ke anak-anak," jelas Mega.
Yang lebih istimewa, kawasan wisata ini tidak memungut tiket masuk. Pengunjung cukup membayar biaya parkir saja, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. (**)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

