Hendak ke Kodim Malang, Pikap KDMP Kecelakaan di Ngawi, Dua Orang Terluka

Kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan bagian dari rombongan pengiriman resmi menuju institusi militer di Jawa Timur dari Jakarta menuju ke Kodim Malang.

10 Jul 2026 - 08:30
Hendak ke Kodim Malang, Pikap KDMP Kecelakaan di Ngawi, Dua Orang Terluka
Kondisi pikap KDMP ringsek usai terlibat kecelakaan. (Beritasatu.com)

NGAWI, SJP–Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pikap milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terjadi di Jalan Raya Ngawi-Kedunggalar kilometer 13-14, tepatnya di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (9/7/2026) sore sekitar pukul 18.09 WIB. 

Insiden ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit dan kendaraan milik koperasi mengalami rusak berat. 

Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah mobil pikap bermerek Mahindra dengan nomor polisi B 9436 XPY. 

Mobil tersebut diketahui sedang dalam perjalanan konvoi dari Jakarta menuju Malang untuk mengantarkan armada dinas.

Peristiwa bermula saat mobil pikap Mahindra yang dikemudikan oleh Agus Eko Sudiwaluyon (65), warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, melaju dari arah barat menuju ke arah timur. Di dalam mobil tersebut, Agus membawa seorang penumpang bernama Kenny Lasamahu (50), warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Satlantas Polres Ngawi serta keterangan sejumlah saksi, saat pikap melintas di lokasi kejadian, sebuah kendaraan roda enam (R6) yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah berlawanan (timur ke barat).

Pengemudi pikap diduga kurang berhati-hati dan kehilangan kendali atas kendaraannya. Akibatnya, mobil pikap oleng ke arah kanan hingga menghantam kursi beton yang berada di pinggir jalan. Setelah benturan pertama tersebut, bagian belakang kiri pikap langsung bertabrakan dengan bagian depan kiri kendaraan roda enam yang datang dari depan.

Benturan keras ini mengakibatkan mobil pikap mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan struktur belakang. Dua orang di dalam pikap langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke RSI At-Tin Husada Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban Agus Eko Sudiwaluyon yang merupakan pengemudi pikap mengalami luka memar pada bagian dada serta nyeri hebat di area bahu. Sementara penumpang Kenny Lasamahu mengalami luka robek pada bagian bibir, beberapa gigi tanggal, serta mengeluhkan mual akibat benturan.

Pengemudi pikap, Agus Eko Sudiwaluyon, mengaku tidak mengingat secara detail detik-detik sebelum mobilnya menghantam pembatas dan kendaraan lain.

"Tahu-tahu ada benturan keras, lalu mobil menabrak pembatas," ujarnya saat dimintai keterangan.

Agus juga memberikan klarifikasi mengenai identitas penumpangnya. Ia menyebutkan bahwa Kenny bukan rekan kerja dari perusahaan yang sama, melainkan orang asing yang ia beri tumpangan atas dasar kemanusiaan.

"Saya tahunya saat mengisi bensin di Semarang. Dia bilang mau ikut sampai Nganjuk karena mau cari kerja. Saya kasihan, akhirnya saya izinkan ikut," kata Agus.

Sementara itu, Sobri, yang merupakan rekan sesama pengemudi pikap KDMP, menjelaskan bahwa kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan bagian dari rombongan pengiriman resmi menuju institusi militer di Jawa Timur dari Jakarta menuju ke Kodim Malang.

"Ini dalam perjalanan mengantar mobil dari Jakarta ke Kodim Malang. Rombongan kami membawa lima unit kendaraan," jelas Sobri di lokasi.

Sobri menambahkan, berdasarkan pengamatan awal sesama sopir di lokasi, ada indikasi awal bahwa kendaraan mereka sempat ditabrak oleh kendaraan lain dari arah belakang sebelum kehilangan kendali penuh.

"Awalnya kami menduga ditabrak dari belakang karena melihat bekas benturannya," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal maupun tabrakan sekunder tersebut. 

Pihak kepolisian juga tengah melakukan pelacakan dan upaya identifikasi terhadap kendaraan roda enam yang langsung meninggalkan lokasi setelah terlibat insiden guna mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh. (**) 

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow