Mediasi Sengketa Lahan di Pagak Malang, Polres : Warga Kini Bisa Akses Sanitasi Sendiri
Pembongkaran pagar bambu di Dusun Krajan, Pagak, Malang, mengakhiri sengketa lahan dua warga. Mediasi difasilitasi Muspika dan Polres Malang, membuka kembali akses ke kakus warga.
MALANG, SJP – Proses pembongkaran pagar bambu yang menutup akses rumah dan kakus milik seorang warga di Dusun Krajan, Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Senin (19/5/2025), menjadi penanda berakhirnya konflik sengketa lahan antar dua keluarga yang sempat menyita perhatian publik.
Kepolisian Resor Malang mengawal langsung pembongkaran pagar yang sebelumnya menimbulkan polemik dan perdebatan di masyarakat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil mediasi antara kedua belah pihak, difasilitasi pemerintah desa dan Muspika Pagak.
“Pembongkaran ini hasil kesepakatan damai yang dicapai melalui musyawarah. Kami hadir untuk memastikan semuanya berlangsung aman dan tertib,” ujar Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar.
Proses pembongkaran dimulai pukul 09.30 WIB dan selesai sekitar pukul 10.45 WIB. Sejumlah anggota Polsek Pagak turut mengawasi jalannya kegiatan, yang juga disaksikan langsung oleh kedua pihak yang berselisih.
Dengan dibongkarnya pagar, akses menuju rumah dan fasilitas sanitasi milik Tundari (56) kembali terbuka.
Masyarakat setempat menyambut baik penyelesaian ini sebagai bentuk kemenangan akal sehat dan semangat kekeluargaan.
“Ini bukti bahwa persoalan warga bisa diselesaikan dengan jalan damai tanpa harus berlarut dalam konflik,” tambah Bambang.
Awal Mula Sengketa
Sengketa ini bermula dari pemasangan pagar bambu oleh Karminah (76), yang mengklaim tanah tersebut sebagai bagian dari miliknya. Namun, pagar itu menutup akses jalan satu-satunya menuju rumah dan kakus yang digunakan Tundari, tetangganya sendiri. Ketegangan pun meningkat, hingga akhirnya kasus ini mencuat ke media sosial dan menarik perhatian publik.
Melalui proses mediasi yang difasilitasi aparat desa dan kecamatan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Pembongkaran pagar menjadi simbol dari berakhirnya konflik yang sempat mengusik ketenteraman warga. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

