Mayat Perempuan Tergeletak di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Dipicu Rasa Cemburu

Mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di jalan raya Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ternyata dibunuh oleh kekasihnya. Dihadapan polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa sang kekasih, karena merasa cemburu.

08 Jul 2025 - 20:15
Mayat Perempuan Tergeletak di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Dipicu Rasa Cemburu
Wakapolres Blitar didampingi Kasi Humas Polres Blitar menunjukan barang bukti dari kasus temuan mayat perempuan tanpa identitas di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Polisi telah berhasil mengungkap kasus temuan mayat perempuan tanpa identitas di pinggir jalan Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

Identitas perempuan tersebut diketahui berinisial (DO) warga Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kediri yang ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri inisial MCH (28) warga Plosoklaten, Kediri.

"Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim tim Resmob Polres Blitar berkoordinasi dengan Resmob Polres Kediri dan Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan pelaku di Semarang," terang Wakapolres Blitar, Kompol Fadillah Langko Kasim Panara, Selasa (8/7/2025).

Kompol Fadillah mengatakan bahwa pembunuhan yang dilakukan MCH karena terbakar cemburu, diduga korban sedang menjalin hubungan dengan pria lain.

Pelaku nekat menghabisinya nyawa korban dengan menganiaya pada bagian kepala, arah hidung mendekati mulut dan penganiayaan itu dilakukan di wilayah Kediri dan Ponggok Blitar.

Saat kondisi korban melemah, pelaku tetap membawa korban dengan dibonceng di sepeda motor dengan cara diikat dengan tali. Awalnya pelaku berencana membuang jasad sang kekasih di daerah hutan yang sepi.

Namun, karena kendaraan sepeda motor yang ia kendarai kehabisan bahan bakar, akhirnya mayat korban dibuang di pinggir jalan.

"Motifnya karena cemburu, akhirnya naik pitam melakukan penganiayaan hingga meninggal dunia. Sebelum peristiwa pembunuhan, keduanya terlihat cek-cok dan akhirnya terjadi penganiayaan. Awalnya pelaku berfikiran membuang mayat kekasihnya di kawasan hutan sepi agar tidak diketahui orang. Ternyata dalam perjalanan, kendaraan yang dibawa kehabisan bahan bakar, akhirnya jasad diletakkan di pinggir jalan," kata dia.

Dalam kasus ini, polisi menyita berbagai barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol AG 6187 EBB, satu potong kaos warna hitam bertuliskan “DWIGHTER”, satu potong celana pendek jeans, satu buah handphone merk Realme, satu buah handphone merk Nokia, satu buah topi warna hijau, satu buah tas kecil warna hitam dan satu buah charger HP warna putih. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow