Masih Rawan Longsor, Jalur Wisata Payung 2 Batu Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya pergerakan tanah pada tebing yang berpotensi memicu longsor susulan jika intensitas hujan meningkat. Kondisi ini memerlukan penanganan segera mengingat Payung 2 merupakan akses krusial bagi mobilitas warga dan sektor pariwisata.
KOTA BATU, SJP — Kawasan Payung 2 di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, kembali menjadi perhatian akibat statusnya sebagai zona merah rawan bencana.
Memasuki puncak musim penghujan, ancaman tanah longsor di jalur vital ini kian nyata, menuntut respons cepat dari otoritas terkait demi menjamin keselamatan publik.
Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto, menyatakan bahwa pihaknya telah merampungkan inspeksi teknis di lapangan pada Rabu (21/1/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan adanya indikasi kuat pergerakan tanah pada tebing yang berbatasan langsung dengan badan jalan.
"Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya pergerakan tanah pada tebing yang berpotensi memicu longsor susulan jika intensitas hujan meningkat. Kondisi ini memerlukan penanganan segera mengingat Payung 2 merupakan akses krusial bagi mobilitas warga dan sektor pariwisata," tegas AKBP Aris Purwanto.
Menyikapi eskalasi risiko tersebut, Polres Batu mengambil langkah preventif dengan menyiagakan personel secara kontinu di titik-titik rawan.
Polisi melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah penumpukan kendaraan di area berbahaya dan bersinergi dengan instansi terkait untuk percepatan pembersihan material serta pemasangan rambu peringatan dini.
Selain itu Polres Batu juga mempersiapkan opsi penutupan jalur sementara secara total apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan nyawa pengguna jalan.
Karakteristik geografis Payung 2 yang labil menempatkan kawasan ini dalam status waspada tinggi.
AKBP Aris menekankan bahwa aspek keselamatan masyarakat tidak dapat ditawar.
"Kawasan ini memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kami berkomitmen melakukan pemantauan langsung secara intensif untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material," imbuhnya.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur ini, terutama di tengah cuaca ekstrem.
Pengguna jalan diminta untuk bersikap kooperatif dan mematuhi instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

