Manfaatkan Sisa Uang THR untuk Investasi: Emas atau Saham?

Emas dan saham menjadi pilihan terbaik untuk masyarakat saat ini dalam melakukan investasi jangka panjang dan ingin memperoleh keuntungan yang lebih besar.

11 Apr 2025 - 09:33
Manfaatkan Sisa Uang THR untuk Investasi: Emas atau Saham?
Ilustrasi Emas (Pinterest)

suarajatimpost.com - Setelah euforia Lebaran berlalu, banyak orang mungkin masih memiliki sisa tunjangan hari raya (THR) yang belum digunakan. Dari pada menghabiskannya untuk membeli yang tidak penting, sebaiknya pertimbangkan untuk berinvestasi dalam emas atau saham.

Kedua opsi investasi ini menawarkan kelebihan dan tantangan yang berbeda. Pilihan terbaik tergantung pada tujuan keuangan dan seberapa besar risiko yang dimiliki.

Emas menjadi aset yang dikenal aman, bagus untuk penyimpanan jangka panjang dan melindungi nilai dari inflasi. Di sisi lain, saham juga memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi, namun risikonya juga lebih besar.

Kelebihan dan Perbandingan Antara Emas serta Saham 

Emas menjadi pilihan investasi terbaik. Para-orang tua lebih menyarankan untuk membeli emas jika memiliki uang lebih. Emas memiliki nilai yang bisa ditukar dari waktu ke waktu.

Beberapa tahun terakhir, harga emas di Indonesia naik drastis sekitar 70 persen. Selain itu, emas memiliki kelebihan seperti kemudahan dalam menjualnya serta fisik emas bisa diadakan dengan berbagai bentuk yang bisa disimpan seperti perhiasan, batangan, dan koin.

Namun, seiring perkembangan teknologi dan informasi, masyarakat mulai melirik saham sebagai tempat untuk melakukan investasi. Zaman sekarang semua orang bisa melakukan investasi dengan modal ratusan ribu di platform digital.

Saham yang berasal dari perusahaan dengan kinerja keuangan yang baik ditandai oleh pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten. Saham dari perusahaan-perusahaan ini cenderung lebih stabil dan mampu memberikan imbal hasil tinggi, baik melalui peningkatan harga saham maupun pembagian dividen, sehingga menawarkan peluang keuntungan yang lebih besar bagi investor.

Sebagai perbandingan, jika Anda membeli emas senilai Rp13 juta pada tahun 2012, nilai emas tersebut saat ini sekitar Rp 22 juta. Namun, jika dana yang sama diinvestasikan pada saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai investasinya bisa tumbuh hingga Rp 60 juta, belum termasuk dividen tahunan yang diperkirakan mencapai Rp 4,4 juta.

Jadi, Pilih Emas atau Saham?

Pilihan antara emas dan saham sangat dipengaruhi oleh karakter dan tujuan keuangan individu. Bagi investor pemula dengan toleransi risiko rendah atau yang memiliki sisa THR terbatas, investasi emas bisa menjadi pilihan yang bijak. Emas mudah dipahami, berfungsi sebagai cadangan nilai, dan cenderung stabil tanpa fluktuasi yang ekstrem.

Di sisi lain, jika Anda berambisi untuk meraih keuntungan lebih tinggi dan bersedia mempelajari pasar, saham bisa menjadi alternatif yang lebih menarik. Investasi saham memungkinkan pertumbuhan modal yang lebih agresif serta potensi keuntungan jangka panjang yang signifikan.

Apa pun yang Anda pilih, penting untuk memulai kebiasaan investasi sejak dini. Gunakan sisa THR tidak hanya untuk memenuhi keinginan sesaat, tetapi juga untuk membuka jalan menuju stabilitas dan kemandirian finansial. Baik emas maupun saham dapat menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik, asalkan dilandasi niat, pengetahuan, dan strategi yang tepat.

Sumber: beritasatu.com
Penulis: Maria Karolina Bupu Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Jawa Timur.
Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow