Manajemen Jatim Park 1 Pastikan Pendulum 360° Sudah Dicek sebelum Insiden Jatuhnya Wisatawan

Pengecekan secara berkala rutin dilakukan sebagai bagian dari standard operating procedure (SOP). Oleh karena itu, sesaat sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Pendulum 360° telah dipastikan aman.

18 Apr 2025 - 16:31
Manajemen Jatim Park 1 Pastikan Pendulum 360° Sudah Dicek sebelum Insiden Jatuhnya Wisatawan
Tangkapan layar dari video amatir yang merekam detik-detik terjadinya kecelakaan terhadap seorang wisatawan. (Foto: Arul/SJP)

KOTA BATU, SJPManajemen Jatim Park 1 buka suara soal insiden jatuhnya wisatawan dari wahana Pendulum 360° pada Selasa (8/4/2025) lalu yang mengakibatkan korban patah tulang serius.

Manager Marketing dan Public Relations Jatim Park 1, Titik S. Ariyanto menyampaikan, wahana ekstrem tersebut telah menjalani pemeriksaan keselamatan sebelum dioperasikan.

Pengecekan secara berkala rutin dilakukan sebagai bagian dari standard operating procedure (SOP). Oleh karena itu, sesaat sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Pendulum 360° telah dipastikan aman.

Titik menambahkan, saat ini pihaknya tengah bekerja sama dengan pihak Jasa Raharja guna memproses pengurusan asuransi terhadap korban yang mengalami patah tulang.

“Kami telah melakukan pengecekan sebelum wahana beroperasi. Saat ini kami juga terus menjalin komunikasi dengan keluarga korban,” ucap Titik, Jumat (18/4/2025).

Diketahui, remaja berinisial RDP (13), jatuh dari atas wahana Pendulum 360° pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 16.05 WIB. Dia menaiki wahana tersebut bersama satu orang rekannya.

Menurut keterangan keluarga, sabuk pengaman korban tiba-tiba terlepas saat wahana mulai berputar. Korban sempat bergelantungan sebelum akhirnya terjatuh dari ketinggian 1,5 meter.

Kejadian itu terekam dalam video amatir dan memicu kepanikan di lokasi kejadian. Petugas langsung mengevakuasi korban menggunakan tandu ke Klinik Jatim Park 1.

Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Baptis Kota Batu. Namun untuk menerima perawatan lebih intensif, korban kemudian dipindahkan ke RS Persada Husada Kota Malang.

Berdasar pemeriksaan medis, korban mengalami patah tulang pada bagian betis kanan. Tidak hanya itu, jari tengah dan jari manis pada tangan kanan korban juga mengalami patah tulang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Batu, AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, penyelidikan telah dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi.

Sedikitnya, ada enam saksi yang telah dimintai keterangan. Yakni korban sendiri, keluarga korban, operator wahana, kapten operator, tim medis, dan pihak manajemen Jatim Park 1.

“Wahana telah kami hentikan operasionalnya sampai proses penyelidikan selesai. Kami masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kota Batu turut melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan manajemen Jatim Park 1 untuk mendalami aspek keselamatan wahana secara menyeluruh.

Hingga kini, wahana Pendulum 360° di Jatim Park 1 masih dinonaktifkan. Hal itu sebagai bagian dari proses evaluasi dan penyelidikan. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow