Cuaca Ekstrem Terjang Mojokerto, Puluhan Rumah Rusak Disapu Angin

Sedikitnya 39 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Kerusakan tersebut tersebar di tiga desa utama, yakni Desa Tunggalpager, Desa Balongmasin dan Desa Jabontegal.

01 Feb 2026 - 18:11
Cuaca Ekstrem Terjang Mojokerto, Puluhan Rumah Rusak Disapu Angin
Teras rumah warga di Jalan Jendral Sudirman amblas disapu angin kencang. (BPBD for SJP)

MOJOKERTO, SJP — Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto pada dua hari terakhir. 

Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah pada puluhan rumah warga dan menumbangkan sejumlah pohon peneduh jalan di beberapa titik.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kecamatan Pungging menjadi wilayah terdampak paling parah. 

Sedikitnya 39 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Kerusakan tersebut tersebar di tiga desa utama, yakni Desa Tunggalpager, Desa Balongmasin dan Desa Jabontegal. 

Di Dusun Manukan, Desa Balongmasin, satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan serius setelah tertimpa pohon besar yang tumbang akibat terjangan angin.

Selain merusak pemukiman, angin kencang juga memicu tumbangnya puluhan pohon yang menutup akses jalan raya. 

Di Kecamatan Mojosari, gangguan lalu lintas terjadi di beberapa jalur protokol, meliputi Jalan Brawijaya, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Pahlawan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan, hingga Ahad (1/2/2026), tim gabungan masih terus melakukan upaya evakuasi dan pembersihan material di lokasi terdampak.

"Data sementara menunjukkan 39 rumah masyarakat terdampak di Desa Tunggalpager, Balongmasin, dan Jabontegal. Selain pemukiman, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik di Kecamatan Mojosari," ujar Khakim saat dikonfirmasi, Ahad (1/2/2026).

Hingga berita ini diturunkan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, personel gabungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI, Polri, bersama relawan dan masyarakat setempat tengah bahu-membahu melakukan penanganan darurat serta pendataan kerugian materiil secara menyeluruh.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang diprediksi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan," tandasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow