Mak-mak di Gresik Pelaku Penipuan Rp3 Miliar, Ditangkap di Situbondo
Seorang perempuan di Gresik menipu kenalan barunya Rp3 miliar dengan modus proyek pabrik. Setelah tiga bulan tanpa hasil, pelaku ditangkap polisi di Situbondo.
GRESIK, SJP — Seorang perempuan berinisial RFS alias Feti (50), warga Desa Sidorukun, Gresik, ditangkap Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Gresik atas dugaan penipuan senilai Rp3 miliar.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni mengatakan, modus pelaku adalah meminjam uang dengan alasan untuk proyek penyediaan suku cadang di sebuah pabrik besar di wilayah Gresik.
"Pelaku berdalih kekurangan modal untuk melancarkan proyeknya, sehingga meminjam kepada korban," terangnya, Rabu (13/8/2025).
AKP Abid menjelaskan, korban adalah Gegen Satrio Berbowo Hermanto, warga Jalan Proklamasi, Gresik. Keduanya berkenalan Juli 2024 melalui seorang guru yang dikenal oleh pelaku dan korban.
Pelaku mengaku sedang menangani pekerjaan di sebuah pabrik besar dan membutuhkan dana mendesak. Dia lalu meminta pinjaman Rp3 miliar kepada korban dengan janji mengembalikan dalam tiga bulan.
Korban mentransfer uang ke rekening perusahaan milik pelaku, PT Fesa Karya. Namun, setelah tiga bulan, janji itu tak ditepati dan uang tak kunjung dikembalikan.
Pelaku sempat memberikan cek kontan senilai Rp3 miliar, tetapi saldo tidak mencukupi. Upaya pencairan cek di bank dilakukan empat kali, seluruhnya gagal.
"Upaya pencairan itu dilakukan pada 18 September, 11 Oktober, 20 November 2024, hingga 3 Januari 2025. Nomor cek diganti, tapi tetap tidak bisa dicairkan," tambah AKP Abid.
Menyadari telah menjadi korban penipuan, Gegen melapor ke Polres Gresik. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti terkait transaksi dan identitas pelaku.
Petugas menangkap Feti di sebuah rumah di Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. Dia kini ditahan di Polres Gresik dan dijerat Pasal 378 KUHP.
Ancaman hukuman untuk pelaku adalah maksimal empat tahun penjara. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa di wilayah Gresik dan sekitarnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

