Long Weekend Awal Tahun Tak Seramai Tahun Lalu

Hingga hari ini kunjungan wisatawan ke Taman Rekreasi Selecta baru mencapai 30 ribu orang. Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan Januari tahun lalu yang menembus 60 ribu pengunjung.

27 Jan 2025 - 19:42
Long Weekend Awal Tahun Tak Seramai Tahun Lalu
Kunjungan wisata yang menurun dibandingkan tahun lalu di salah satu destinasi wisata (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJPLong weekend awal tahun 2025 di Kota Batu tak mampu menyamai lonjakan wisatawan pada periode yang sama pada tahun lalu. Sejumlah pelaku industri wisata di kawasan ini mengakui tren penurunan jumlah pengunjung, terutama di destinasi wisata buatan.

Ketua PHRI Kota Batu pada Senin (27/1/2025) mengungkapkan, hingga hari ini kunjungan wisatawan ke Taman Rekreasi Selecta baru mencapai 30 ribu orang. Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan Januari tahun lalu yang menembus 60 ribu pengunjung.

“Target untuk tembus 50 ribu wisatawan pada bulan ini tampaknya sulit tercapai. Salah satu penyebabnya adalah jarak antara libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan long weekend sekarang yang cukup dekat. Selain itu, tren wisatawan saat ini kembali ke wisata alam, seperti yang terlihat dari kemacetan di Gunung Bromo, Puncak Dieng, dan Gunung Semeru,” jelasnya.

Sujud juga menyoroti persaingan dengan destinasi wisata buatan yang semakin beragam, sehingga banyak wisatawan lebih memilih wana wisata alam. Untuk tetap bertahan, ia menyarankan agar wisata budaya diperkuat sebagai upaya memperkuat citra Kota Batu sebagai kota wisata.

“Dinas sudah mulai menggalakkan wisata budaya seperti pertunjukan tari Sanduk dan bulan purnama, mirip dengan tarian Barong dan Kecak di Bali. Namun, ada tantangan karena beberapa destinasi wisata berbasis korporasi sehingga tidak semua pihak dapat berpartisipasi. Selain itu, atraksi budaya harus dikemas menarik, interaktif, dan ada yang gratis agar diminati wisatawan,” tambahnya.

Sementara itu, Titik S. Aryanto, Manager Marketing dan PR Jatim Park Group, mengungkapkan bahwa meskipun ada peningkatan jumlah pengunjung selama long weekend, kondisinya masih belum seramai tahun lalu.

“Kami mencatat peningkatan sekitar 50 persen dibandingkan akhir pekan biasa. Jatim Park 1 dikunjungi sekitar 5.000 orang, Jatim Park 2 dan 3 masing-masing 4.000 orang, dan Museum Angkut 2.000 orang. Namun, perbandingan dengan tahun lalu agak sulit dilakukan karena saat ini long weekend, sedangkan Imlek tahun lalu jatuh pada weekday,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa cuaca menjadi faktor lain yang memengaruhi jumlah kunjungan.

“Ketika hujan turun, banyak masyarakat membatalkan rencana wisata mereka,” katanya.

Dengan dinamika ini, pelaku wisata di Kota Batu dihadapkan pada tantangan untuk terus beradaptasi dengan tren dan kebutuhan wisatawan agar industri tetap bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow