Lepas Kontingen Porprov Jatim IX, Mas Dhito: Kalau Dicurangi, Jangan Balas!

Para atlet diminta untuk bermain sportif. Terlebih, para atlet telah melakukan serangkaian persiapan panjang untuk gelaran olahraga setingkat provinsi tersebut.

19 Jun 2025 - 20:46
Lepas Kontingen Porprov Jatim IX, Mas Dhito: Kalau Dicurangi, Jangan Balas!
Mas Dhito berharap kontingen Porprov Jatim 2025 meraih hasil maksimal (Prokopim for SJP)

KEDIRI, SJP—Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta para atlet untuk tetap fokus pada pertandingan jika mendapati ada kecurangan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX 2025. Menurutnya, peforma atlet bakal lebih maksimal jika tidak menanggapi intrik yang terjadi.

Mas Dhito, sapaan akrabnya, mengimbau agar para atlet terus bermain sportif. Terlebih, para atlet telah melakukan serangkaian persiapan panjang untuk gelaran olahraga setingkat provinsi tersebut.

Sehingga, kata Mas Dhito, persiapan yang dilakukan tidak akan terganggu sedikit pun oleh tantangan di arena, termasuk oleh potensi kecurangan.

“Fokus terhadap permainan. Kalau dicurangi, jangan balas curangi,” tegas Mas Dhito saat pelepasan kontingen Kabupaten Kediri menuju Porprov Jatim 2025 di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kamis (19/6/2025).

Penekanan tersebut bukan tanpa alasan. Dikatakan Mas Dhito, pihaknya kerap mendapat laporan terkait kecurangan. Laporan ini datang dari beberapa cabor di event serupa beberapa tahun belakangan.

Dengan pengalaman tersebut, Mas Dhito juga meminta kepada KONI Kabupaten Kediri serta pelatih dan jajaran official untuk terus mengawal para atlet. Sehingga target masuk lima besar bisa terpenuhi.

“Saya doakan dari 420 atlet yang berangkat, minimal setengah atau 75 persennya bisa menyumbangkan medali, entah emas, perak, ataupun perunggu,” terang Mas Dhito.

Menanggapi instruksi orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengaku sudah mengirimkan tim dari pengurus KONI dan cabor untuk mengawal rangkaian Porprov Jatim sejak awal hingga akhir.

Menurutnya, sejak technical meeting, tim ini terus memberikan pengawalan terhadap jalannya Porprov Jatim 2025 yang akan digelar di Malang Raya tersebut. Sehingga kecurangan yang dilakukan bisa diminimalisir.

“Harapannya, ketika ada kecurangan bisa diminimalisir (dengan pengawalan tersebut),” ujar Hakim.

Dia menjelaskan, saat ini para atlet dalam kondisi terbaik. Hal itu diketahui dari hasil penggenjotan fisik dan kemampuan melalui tes parameter pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) yang intens selama tiga bulan terakhir.

Sedangkan dari 42 cabor yang ada, KONI Kabupaten Kediri mentargetkan bisa membawa 35 medali emas dengan peluang terbanyak memperoleh medali adalah cabor tarung derajat, aeromodelling, dan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI).

Sementara, Vairus Abadi, salah satu atlet tarung derajat menyebutkan, pihaknya bersama atlet lain di cabor ini terus melakukan upaya ekstra dengan berlatih selama 3 bulan terakhir dengan intensitas pagi, sore dan malam.

Pria asal Desa Wonorejo, Kecamatan Wates ini berharap, dengan latihan yang dilakukan bisa membawa hasil yang lebih dari tahun sebelumnya. Pada Porprov 2023, cabor tarung derajat bisa menyumbangkan 11 medali dengan 2 perolehan medali emas.

“Harapannya lebih menambah lagi (medali) dari sebelumnya,” pungkas Vairus. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow