Larangan dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar dalam Islam
Allah SWT sangat melarang umat Muslim untuk melakukan perbuatan dosa di malam Lailatul Qadar.
JAKARTA, SJP - Malam Lailatul Qadar, dikenal sebagai malam seribu bulan, merupakan malam yang istimewa bagi umat Islam di bulan Ramadan. Pada malam ini, Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfudz ke dunia sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Umat Islam dituntut untuk selalu ibadah seperti iktikaf, salat, zikir, dan membaca Al-Qur’an, orang- orang yang beribadah di malam ini maka dosanya diampuni oleh Allah SWT.
Ada beberapa larangan yang tidak boleh di lakukan umat Muslim agar tidak kehilangan keberkahan Lailatul Qadar seperti berikut ini,
1. Berhubungan badan
Meskipun hubungan suami istri diperbolehkan dalam Islam, di malam Lailatul Qadar umat Islam dianjurkan fokus beribadah, terutama bagi yang beriktikaf di masjid. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS Al-Baqarah: 187. "Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beriktikaf dalam masjid".
2. Menghabiskan waktu dengan sia-sia
Malam Lailatul Qadar sangat berharga. Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang beribadah pada malam Qadar dengan iman dan ikhlas, diampuni dosanya" (HR Bukhari dan Muslim). Untuk itu sebaiknya umat Muslim dilarang untuk melakukan hal yang tidak bermanfaat seperti hiburan berlebihan, bermain tanpa tujuan, atau bermalas-malasan.
3.Tidak salat di malam hari
Pada malam Lailatul Qadar ketika umat Muslim tidak menjalankan salat, dalam hal ini berati mereka sedang menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan rezeki dari Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bangun pada malam Lailatul Qadar, maka dia akan melihat malaikat turun ke bumi, mereka bertasbih dan beristighfar sampai terbitnya fajar" . (HR Ahmad)
4. Berprasangka buruk kepada Allah Swt
Allah SWT memberi petunjuk tentang malam Lailatul Qadar, namun waktunya tidak pasti. Jangan biarkan hal ini menimbulkan prasangka buruk, meragukan keberkahan, atau menjauhkan diri dari rasa syukur, karena itu bisa menghalangi keberkahan.
5. Menciptakan keributan
Pada malam ini pertikaian dan konflik seharusnya dihindari, karena hal ini hanya akan mengurangi pahala. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk memperbaiki hubungan dengan sesama.
6. Menggosip dan memfitnah
Menggunjing atau menyebarkan fitnah dilarang tidak hanya di malam Lailatul Qadar, tetapi juga setiap hari. Jika terlanjur melakukannya, mohon ampun dengan doa: "Ya Allah, ampunilah kami dan ampunilah dia (orang yang digibahi)."
7. Mabuk - mabukan
Dalam Islam dilarang untuk mabuk mabukan dan mengkonsumsikan narkoba apalagi pada saat malam Lailatul Qadar.
Selain itu ada juga dampak melakukan maksiat pada Malam Lailatul Qadar. Menurut Buya Yahya, dosa yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar lebih berat dibandingkan dengan dosa yang dilakukan pada malam biasa.
Untuk itu itu, manfaatkanlah 10 malam terakhir Ramadan untuk beribadah, memohon ampunan, dan mencari keberkahan dari Allah, sebab malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu
Penulis : Maria Karolina Bupu Mahasiswa Magang Merdeka Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
What's Your Reaction?

