Lapas Bojonegoro Raih Peringkat 1 Inovasi Produk Terbaik Nasional

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Lapas Bojonegoro dalam melaksanakan fungsi pembinaan, mentransformasi unit pemasyarakatan menjadi pusat pengembangan kreativitas dan kewirausahaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

24 Nov 2025 - 14:00
Lapas Bojonegoro Raih Peringkat 1 Inovasi Produk Terbaik Nasional
Kalapas Hari Winarca (dua dari kanan). (Ist/SJP)

BOJONEGORO, SJP — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro sukses mengukir prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Peringkat 1 dalam kategori "Inovasi Produk Terbaik" pada Pameran Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenimipas RI).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemenimipas RI yang pertama, Ahad (23/11/2025). 

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Lapas Bojonegoro dalam melaksanakan fungsi pembinaan, mentransformasi unit pemasyarakatan menjadi pusat pengembangan kreativitas dan kewirausahaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dua produk UMKM unggulan yang menonjolkan kekayaan lokal dan inovasi berhasil membawa Lapas Bojonegoro meraih apresiasi di tingkat nasional, yaitu:

1. Batik Motif Khas Bojonegoro: Produk batik yang dibuat langsung oleh tangan WBP ini terus dikembangkan. Aspek inovasi ditekankan pada pengayaan motif yang menonjolkan identitas lokal Bojonegoro serta pengembangan teknik pewarnaan yang unik.

2. Minuman Herbal "Herbisae": Inovasi ini dinilai sebagai terobosan paling menonjol. Produk minuman herbal ini sukses melakukan diversifikasi rasa dan disajikan dalam kemasan modern dan menarik. Upaya ini menjadikan "Herbisae" sebagai produk kesehatan yang dinilai siap bersaing di pasar komersial.

Menanggapi pencapaian ini, Kepala Lapas (Kalapas) Bojonegoro, Hari Winarca, menyampaikan rasa syukurnya.

"Alhamdulillah, ini merupakan buah manis dari kerja keras dan sinergi apik seluruh jajaran kami, terutama Seksi Kegiatan Kerja yang menjadi motor penggerak pembinaan UMKM ini," ujar Kalapas Hari Winarca.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah pemantik semangat bagi jajarannya.

"Ini adalah motivasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian. Kami ingin masyarakat mengetahui, Lapas adalah tempat pembinaan dan edukasi, bukan sekadar pemidanaan. Warga binaan kami memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha mandiri dan berkontribusi secara positif bagi masyarakat setelah mereka bebas nanti," tutupnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow