Lantik Penjabat Sekda, Begini pesan Strategis Bupati Bondowoso

Anisatul Hamidah memiliki tugas baru sebagai Pj Sekda di tengah masa seleksi jabatan Sekda yang masih berlangsung.

26 May 2025 - 18:59
Lantik Penjabat Sekda, Begini pesan Strategis Bupati Bondowoso
Prosesi pelantikan Pj Sekda Kabupaten Bondowoso oleh Bupati Abdul Hamid di Pendopo Raden Bagus Assra (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Demi mengisi kekosongan posisi Sekretaris Daerah (Sekda), di mana saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso masih menyelenggarakan open bidding atau seleksi jabatan, Bupati Abdul Hamid Wahid akhirnya melantik Penjabat (Pj) Sekda.

Kali ini, bupati mengukuhkan Anisatul Hamidah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) sebagai Pj Sekda, yang dilantik di Pendopo Raden Bagus Assra, pada Senin (26/5/2025). 

Pelantikan ini menjadi momentum penting yang bukan hanya menandai pergantian pejabat di lingkungan birokrasi, tetapi juga menjadi penanda roda pemerintahan di Bondowoso harus terus bergerak demi pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menyampaikan, pihaknya saat ini bukan hanya mengisi ruang kosong dalam struktur birokrasi semata. Namun, juga bagian ikhtiar untuk menjaga kesinambungan pemerintahan.

“Kami ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan efektif, dan menjamin bahwa semua agenda pembangunan bisa terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Meskipun hanya sementara, Anisatul Hamidah memiliki peran strategis, untuk menjalin koordinasi antarperangkat daerah, penghubung langsung antara visi-misi kepala daerah dan pelaksana teknis di lapangan. 

“Kita tidak boleh menganggap remeh penugasan ini. Justru dalam situasi seperti inilah kita membutuhkan sosok yang mampu menjaga stabilitas, mengelola dinamika internal birokrasi, dan mendorong efektivitas kerja seluruh OPD,” ujar bupati.

Dipilihnya Kepala Dinsos P3AKB sebagai Pj Sekda, kata bupati, bukan tanpa pertimbangan. Dirinya sangat memahami sosok Anisatul Hamidah, yang telah menjalani berbagai tugas penting sebelumnya.

“Saya tahu persis bagaimana kapasitas, integritas, serta dedikasi Pj Sekda selama ini. Oleh sebab itu, saya yakin, amanah ini akan dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” harap bupati yang karib disapa Ra Hamid ini.

Mengingat saat ini banyak tantangan, beban tambahan, dan tekanan yang tidak kecil, namun Ra Hamid percaya, dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari semua perangkat daerah, Pj Sekda tidak akan berjalan sendiri. 

“Yang terpenting adalah segera menyesuaikan diri, membangun komunikasi yang solid, dan menjaga stabilitas kerja birokrasi secara menyeluruh,” harap bupati dalam sambutannya.

Ada pesan strategis yang bupati sampaikan usai melantik Pj Sekda Bondowoso. Pesan tersebut bukan hanya disampaikan kepada Anisatul Hamidah, tetapi juga semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bondowoso.

“Kita bukan hanya bekerja untuk hari ini, tetapi sedang menulis sejarah untuk generasi yang akan datang. Artinya, tanggung jawab kita tidak berhenti pada laporan pertanggungjawaban tahunan atau realisasi anggaran. Apa yang kita putuskan, kita kerjakan, akan berdampak jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Bondowoso,” pesannya.

“Oleh sebab itu, mari kita bangun birokrasi yang sehat dan dinamis. Mari kita tumbuhkan budaya kerja yang profesional dan produktif. Jadikan seluruh aparatur sipil negara kita sebagai pelayan masyarakat yang sejati, bukan penguasa yang minta dilayani,” imbuhnya.

Ra Hamid juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik di antara seluruh perangkat daerah. Koordinasi yang kuat tidak cukup dibangun hanya di atas kertas, tapi juga melalui semangat kebersamaan dan komitmen untuk saling menopang. 

“Kita harus meninggalkan ego sektoral, membuka ruang dialog, dan mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” tadasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow