Lansia 70 Tahun Selamat Setelah Terjebak Semalaman di Kubangan Lumpur Mojokerto

Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit guna mengangkat tubuh korban dari jepitan lumpur sebelum akhirnya melarikan lansia tersebut ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk penanganan medis darurat.

09 Jul 2026 - 11:00
Lansia 70 Tahun Selamat Setelah Terjebak Semalaman di Kubangan Lumpur Mojokerto
Proses evakuasi di area persawahan Desa Rejoto, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. (Relawan for SJP)

MOJOKERTO, SJP — Sebuah aksi penyelamatan dramatis terjadi di area persawahan Desa Rejoto, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto pada Rabu (8/7/2026) pagi. 

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berumur 70 tahun ditemukan terjebak di dalam kubangan lumpur sawah yang cukup dalam dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim gabungan.

Korban diketahui bernama Nanik (70), seorang warga yang berdomisili di kawasan Juritan, Lingkungan Prajuritkulon, Kelurahan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.

Proses evakuasi yang menegangkan tersebut melibatkan personel Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto dan sejumlah relawan lokal. Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit guna mengangkat tubuh korban dari jepitan lumpur sebelum akhirnya melarikan lansia tersebut ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk penanganan medis darurat.

Keberadaan Nanik di tengah kubangan sawah pertama kali diendus oleh warga sekitar yang melintas di area persawahan pada pagi buta. Warga yang terkejut melihat adanya tubuh manusia yang terjebak di dalam lumpur langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada pos petugas terdekat.

Mendapat laporan mendesak, tim PMI Kota Mojokerto bersama para relawan segera meluncur ke lokasi kejadian. Di lapangan, petugas harus bersusah payah dan berjibaku melawan ketebalan serta kedalaman lumpur sawah yang mengisap. Kondisi fisik korban yang sudah sepuh membuat proses pengangkatan harus dilakukan secara ekstra hati-hati.

Proses penyelamatan ini pun sempat memicu perhatian besar dari masyarakat setempat. Puluhan warga berbondong-bondong memadati sekitar pematang sawah untuk menyaksikan langsung jalannya evakuasi hingga korban berhasil diselamatkan dari dasar kubangan.

Menurut keterangan Ragil (23), warga setempat sekaligus pemilik lahan sawah tempat korban terjatuh, dirinya sempat berpapasan dan berinteraksi langsung dengan Nanik pada sore hari sebelum insiden tersebut terjadi. Ragil menyebut bahwa korban memang kerap terlihat berjalan kaki sendirian di sekitar kawasan tersebut.

"Biasanya orangnya itu jalan kaki. Kemarin sore sudah ada di sini. Saya sempat tanya, katanya mau pulang," ungkap Ragil.

Diduga kuat, setelah percakapan pada sore hari itu, korban tersesat atau kehilangan arah saat hendak melintasi jalan setapak di area persawahan dalam kondisi hari yang mulai gelap. Langkah kaki lansia yang sudah tidak stabil menyebabkannya tergelincir, jatuh, hingga akhirnya terjebak semalaman di dalam kubangan lumpur dan tidak mampu keluar secara mandiri.

Beruntung, respons cepat dari pihak warga dan ketangkasan tim PMI beserta relawan membuat nyawa Nanik berhasil diselamatkan dari ancaman hipotermia akibat terjebak di alam terbuka.

Begitu berhasil ditarik dari dalam lumpur, petugas langsung membersihkan sisa kotoran yang menempel di tubuh korban dan menyelimutinya untuk menjaga suhu tubuh. 

Berselang beberapa menit kemudian, Nanik langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju ruang perawatan RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, demi memulihkan kondisi fisik dan mengobati trauma yang dialaminya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow