Kuliner Khas Timur Tengah di Kampung Arab Ampel Surabaya

Kampung Arab Ampel di Surabaya menawarkan kuliner khas Timur Tengah seperti nasi kebuli, mandhi, biryani, dan kebab gulung yang diolah dengan resep autentik. Suasana religius dan aroma rempah menambah pengalaman makan yang khas.

27 Jul 2025 - 17:02
Kuliner Khas Timur Tengah di Kampung Arab Ampel Surabaya
Pengunjung menikmati makanan khas Timur Tengah di Surabaya. (Beritasatu.com/SJP)

SUARAJATIMPOST.COM—Pecinta masakan khas Timur Tengah kini tidak perlu pergi ke luar negeri untuk mencicipi hidangan otentik dari negara-negara seperti Iran, Irak, Pakistan, Afghanistan, dan India. Cukup mengunjungi Kampung Arab Ampel yang terletak di Jalan KH Mas Mansyur, Kecamatan Semampir, Kelurahan Ampel, Surabaya.

Di kawasan ini terdapat tempat makan yang menyajikan berbagai menu khas Timur Tengah, mulai dari nasi kebuli, nasi mandhi, nasi biryani, hingga kebab gulung. Semua makanan dimasak menggunakan rempah-rempah pilihan dan melalui proses pemanggangan dalam tungku tradisional.

Salah satu menu andalan adalah nasi kebuli, yang memiliki cita rasa gurih dengan aroma khas dari perpaduan susu kambing, minyak samin, daging kambing, kurma, dan kismis, serta rempah seperti cengkeh, jinten, kayu manis, dan ketumbar. Berbeda dengan kebuli, nasi biryani disajikan secara terpisah antara nasi dan lauk, biasanya dengan potongan daging dalam jumlah banyak serta tambahan sayur. 

Sementara itu, nasi mandhi memiliki tekstur yang lebih lembut dan cita rasa rempah yang menyatu hingga ke dalam.

Seorang pengunjung bernama Faza Samwan menyampaikan pendapatnya setelah mencoba beberapa menu. “Baru pertama kali mencoba makanan khas lima negara Timur Tengah. Rasa rempahnya benar-benar menggugah selera,” ujarnya pada Rabu (23/7/2025).

Abdul Basir, pemilik kedai tersebut, menjelaskan bahwa seluruh menu yang disajikan merupakan hasil olahan berdasarkan resep asli dari empat negara Timur Tengah, dan masing-masing memiliki ciri khas tersendiri.

“Ada kebab beef gulung panjang, nasi kebuli dengan beras basmati dan daging kambing, nasi mandhi berwarna kuning dengan topping ayam atau kambing, juga chicken boti dan chicken tika khas Iran dan Pakistan,” kata Abdul.

Kedai ini mampu menjual sekitar 300 hingga 400 porsi setiap hari, dengan pendapatan harian mencapai belasan juta rupiah. Harga untuk satu porsi nasi kebuli, mandhi, atau biryani dibanderol mulai dari Rp 45.000. Sementara untuk porsi besar dalam bentuk loyang, harganya bisa mencapai Rp 200.000. Adapun kebab gulung isi daging kambing dijual seharga Rp 55.000 per porsi.

Selain menyajikan makanan yang lezat dan mengenyangkan, tempat makan ini juga memberikan suasana yang menenangkan. Pengunjung dapat merasakan nuansa budaya Arab yang religius berpadu dengan aroma rempah yang menenangkan pikiran. (**)

Sumber: Beritasatu.com
Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow