KSBSI dan Polres Nganjuk Gelar Tasyakuran: Komitmen Dukung Pemugaran Makam dan Museum Marsinah

Kegiatan yang berlangsung khidmat di hadapan monumen "Pahlawan Buruh Marsinah" ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga warisan sejarah perjuangan kaum buruh di Indonesia.

24 Apr 2026 - 18:02
KSBSI dan Polres Nganjuk Gelar Tasyakuran: Komitmen Dukung Pemugaran Makam dan Museum Marsinah
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) bersama jajaran Polres Nganjuk menghadiri acara tasyakuran di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (24/4/2026). (Foto Humas From SJP)

NGANJUK, SJP - Dalam rangka menghormati jasa pahlawan buruh nasional, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) bersama jajaran Polres Nganjuk menghadiri acara tasyakuran di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (24/4/2026).

​Kegiatan yang berlangsung khidmat di hadapan monumen "Pahlawan Buruh Marsinah" ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga warisan sejarah perjuangan kaum buruh di Indonesia.

Duduk bersila bersama di atas tikar dengan sajian tumpeng, para tokoh buruh dan aparat kepolisian tampak berbaur dalam suasana kekeluargaan. Pemugaran makam dan museum ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga menjadi pusat edukasi mengenai sejarah pergerakan buruh di Indonesia yang berpusat di Desa Nglundo.

Kehadiran Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan ikut menghadiri kegiatan tasyakuran dan selamatan pembangunan rumah singgah. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut merupakan bentuk syukur menjelang selesainya pembangunan monumen dan rumah singgah Marsinah, sekaligus wujud penghormatan atas jasa almarhumah sebagai Pahlawan Nasional yang memperjuangkan hak-hak buruh di Indonesia.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang ditemui usai kegiatan menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh pembangunan rumah singgah, museum, monumen, hingga pemugaran makam Marsinah sebagai bagian dari pelestarian nilai sejarah dan penghormatan kepada pahlawan bangsa.

“Polri pada prinsipnya mendukung penuh upaya pembangunan rumah singgah, museum, monumen serta pemugaran makam Marsinah. Ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada beliau sebagai Pahlawan Nasional, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar nilai perjuangan beliau tetap hidup dan dikenang,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendukung program pembangunan daerah yang bernilai historis dan edukatif.

Dalam kegiatan tersebut, rangkaian acara diawali dengan ziarah dan tabur bunga di makam Marsinah, dilanjutkan pembacaan tahlil, sambutan dari berbagai pihak, hingga prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas progres pembangunan yang hampir rampung.

Perwakilan dari KSBSI menyatakan bahwa langkah pemugaran ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan simbol keberpihakan terhadap sejarah perjuangan kaum buruh. Pihaknya menilai bahwa keberadaan museum nantinya akan menjadi sarana edukasi penting bagi generasi muda.

​"Kami sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak, termasuk dukungan dari kepolisian. Ini adalah kado bagi kaum buruh, di mana makam pahlawan kami, Marsinah, akan dipugar dengan layak dan dibangunkan museum sebagai pengingat sejarah," ungkap Kelik salah satu pengurus serikat buruh di lokasi.

Sementara itu, perwakilan keluarga Marsinah dan pihak KSBSI menyampaikan apresiasi atas dukungan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat yang telah berperan dalam mewujudkan pembangunan monumen dan fasilitas pendukung tersebut. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow