Kota Probolinggo Tambah Kelurahan Tangguh Bencana Jadi Berjumlah 26

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, Sugito mengatakan, penambahan destana terbaru yakni di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran.

30 Apr 2025 - 16:33
Kota Probolinggo Tambah Kelurahan Tangguh Bencana Jadi Berjumlah 26
BPBD Kota Probolinggo saat melaksanakan pembentukan desa/kelurahan tangguh bencana dan dilakukan pelatihan untuk mitigasi bencana (Rahmad/SJP)

KOTA PROBOLINGGO, SJP — Kota Probolinggo semakin memperkuat Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana). Hingga saat ini, jumlah Kelurahan Tangguh Bencana di Kota Probolinggo sebanyak 26 kelurahan dengan adanya Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, Sugito mengatakan, penambahan destana terbaru yakni di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran.

"Saya sangat optimis bahwa pada tahun 2026, seluruh kelurahan di Kota Probolinggo akan menjadi tangguh bencana," ucapnya, Selasa (30/4/2025). 

Destana dibentuk dengan tujuan agar setiap desa/kelurahan memiliki kemampuan mandiri dalam menghadapi potensi ancaman bencana di wilayahnya. Dengan begitu, diharapkan pulih dengan cepat dari dampak bencana yang terjadi.

"Lewat ini kami juga berharap kepada masyarakat Kota Probolinggo akan responsif terhadap bencana dengan melakukan mitigasi dan pencegahan yang diperlukan," ujarnya.

Melalui program Destana, masyarakat akan diberikan pemahaman dan pelatihan untuk menjadi individu yang tangguh dalam menghadapi bencana. Warga diminta aktif dalam upaya pencegahan dan kewaspadaan dini jika bencana melanda.

Tujuan utama dari pembentukan destana adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian, pemulihan diri, pengurangan risiko, partisipasi masyarakat, serta peningkatan kapasitas kelembagaan.

"Termasuk diharapkan bahwa masyarakat Kota Probolinggo akan menjadi lebih siap dan terlatih dalam menghadapi bencana, serta dapat bekerja sama dalam rangka mengurangi risiko bencana di lingkungan mereka," tambah Sugito.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat, Kota Probolinggo terus berupaya meningkatkan ketahanan bencana di wilayahnya. 

Dengan adanya destana, diharapkan bahwa kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana akan semakin meningkat. Sehingga Kota Probolinggo dapat menjadi contoh dalam upaya mitigasi bencana di Indonesia.

Dengan semangat tangguh bencana yang terus ditanamkan, Kota Probolinggo siap menghadapi tantangan apa pun yang mungkin terjadi di masa depan. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow