Korban Pemotor Bersajam di Jombang Lapor Polisi
Aksi kawanan pemotor bersajam menyerang warga di jombang, akibat ulah arogan tersebut dua orang warga harus mengalami luka. Aksi anarkhis tersebut sudah dilaporkan polisi, upaya penyelidikan tengah dilakukan.
JOMBANG, SJP - Kabupaten Jombang cenderung kurang aman mengingat aksi segerombolan pemotor bersenjata tajam nekat bikin onar. Tidak hanya itu, aksi sejumlah orang tersebut merusak kendaraan dan bahkan melukai warga.
Penganiayaan oleh pemotor bersajam terhadap warga berlangsung di Jalan Raya Puri, Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang pada Ahad, (19/1/2025) dini hari, sekitra pukul 01.30 WIB.
Korban Ahmad Widianto merupakan warga Dusun Klampisan, Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang bersama temannya Winarko, mengalami luka - luka.
Kapolsek Plandaan Iptu Sartono membenarkan kejadian tersebut. Korban Ahmad Widianto sudah melaporkan kejadian penganiayaan oleh segerombolan pemotor bersajam ke Polsek Plandaan.
Kepada Polisi Ahmad menceritakan kronologis kejadian. Saat itu Ahmad bersama empat rekannya yakni Rizki, Dimas, Sodik, Bagus hendak pulang menuju rumah masing - masing. Korban Ahmad berboncengan dengan salah satu rekannya, mengendarai sepeda motor Supra warna hitam dengan plat nomor polisi AE-3454-BN.
Di belakang rombongan Ahmad, ada Winarko yang mengendarai sepeda Honda Mega Pro warna ungu dengan nomor polisi W-6264-NN dan baru pulang dari belanja kebutuhan jualan nasi goreng.
"Ahmad dan empat rekannya beriringan dengan sepeda motornya masing-masing untuk pulang," kata Iptu Sartono kepada wartawan, Senin (20/1/2024).
Menurut Kapolsek, setiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul kelompok pengendara sepeda motor atau pemotor beriringan membawa senjata tajam. Ahmad berikut rekan - rekannya tidak mengenali rombongan iring-iringan sepeda motor tersebut.
"Tiba-tiba Ahmad dan rekan-rekannya dilempari batu oleh rombongan itu dan lemparan batu mengenai pelipis bagian kiri pelapor," ujarnya.
Bahkan kelompok pemotor bersajam tersebut juga melakukan tindakan kekerasan terhadap Winarko yang mengendarai sepeda motor tepat di belakang Ahmad.
"Kelompok ini juga menendang Winarko yang melaju tepat di belakang Ahmad dan rombongan. Winarko tersungkur dan mengalami luka di bagian punggung sebelah kanan dan luka sobek di bagian kedua telapak tangan," terangnya.
Tindakan penganiayaan yang menimpanya, Ahmad lantas melaporkan kejadian ke pihak Polsek Plandaan.
"Kasus ini kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tandasnya.
Sementara dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian pada hari Ahad (19/1) dini hari terlihat rombongan pemotor beriringan diduga rombongan korban dan pelaku.
Setidaknya ada tiga gambaran visual CCTV diperoleh oleh wartawan. Dimana masing - masing berdurasi 16 detik, 37 detik dan 28 detik.
Nah untuk visual CCTV pada durasi 28 detik terlihat dua orang pemotor berboncengan, satu di antaranya turun dan langsung menendang satu unit sepeda motor terparkir pinggir jalan.
Usai melakukan tindakan fisik, dua orang berboncengan diikuti dua orang lainnya meninggalkan lokasi. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

